batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengupayakan agar kirab obor Asian Games 2018 melewati Batam sebelum menuju ke Palembang. Momen ini dinilai sangat penting karena dianggap bisa menjadi langkah awal untuk membangkitkan dunia olahraga di Batam.

“Saya sudah bilang ke Sekretariat Negara (Setneg) agar obor Asian Games bisa sampai ke Batam. Mereka bilang akan mengusahakannya dengan memintanya kepada panitia,” kata Deputi V BP Batam Bambang Purwanto di Mediacentre BP Batam, Rabu (1/8).

Ia menganggap jarak Palembang dengan Batam sangat dekat. Dan waktu penyelenggaraannya masih dua minggu lagi.

“Dan jika ada persyaratan yang harus kami penuhi supaya obor bisa singgah, maka akan kami penuhi,” jelasnya.

Seperti diketahui, setelah melalui beberapa kabupaten/kota di sejumlah provinsi, saat ini obor Asian Games 2018 tengah berada di Pekanbaru, Riau. Sesuai jadwal, kirab obor akan dilanjutkan ke Bukit Tinggi pada Jumat (3/8) besok. Perjalanan obor Asian Games 2018 akan dilanjutkan menuju Jambi pada Sabtu (4/8).

Di Jambi, obor Asian Games akan menginap selama empat malam hingga Selasa (7/8) mendatang. Lalu, pada Rabu (8/8) obor Asian Games akan melanjutkan perjalanan menuju Palembang dan seterusnya hingga sampai ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta pada Sabtu (18/8) mendatang.

Bambang mengatakan, setelah dari Jambi itu diharapkan obor Asian Games 2018 singgah ke Batam sebelum menuju ke Palembang. Selain itu, Bambang mengatakan BP Batam juga akan mengadopsi konsep pengelolaan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) agar bisa diterapkan ke manajemen pengelolaan Stadion Temenggung Abdul Jamal.

“Setneg itu yang kelola GBK. Dan ini sangat pas sekali sebagai langkah awal memberikan kontribusi terhadap pengembangan olahraga di Batam,” paparnya.

Sedangkan Asisten Deputi (Asdep) Hubungan Lembaga Negara dan Daerah Kementerian Setneg Masrokhan mengatakan ke depannya Batam akan menjadi lokasi strategis sebagai tuan rumah event olahraga. Baik itu untuk kaliber nasional maupun internasional.

“Ke depan di Batam akan dibangun sarana olahraga dengan mendatangkan pihak untuk membantu sukseskan Batam,” jelasnya.

Di Batam banyak bertebaran atribut-atribut tentang Asian Games. Tujuannya adalah untuk menyatakan bahwa masyarakat Batam juga ingin ikut andil mensukseskan Asian Games 2018.

“Mudah-mudahan target Indonesia bisa tercapai dan sukses secara penyelenggaraan. Sehingga atlet-atlet kita akan bersemangat dan merasa mendapat dukungan penuh dari masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Dalam Asian Games kali ini, Setneg memegang peranan penting karena mengelola aset-aset yang digunakan dalam penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di Asia ini.

Contohnya Kawasan Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran yang menjadi wisma atlet dan Gelora Bung Karno yang menjadi lokasi pertandingan. (leo)