ilustrasi

batampos.co.id – Dishub akan menunda 6 kegiatan fisik di tahun 2018. Ada beberapa penyebabnya, salah satunya adalah defisitnya anggaran Pemko Batam.

“Jadi dengan alasan teknis, ada enam kegiatan yang kami hold (tahan/tunda, red). Ya mungkin karena anggaran. Tetapi lebih jelasnya, tanya pimpinan saja,” kata plt kepala dinas perhubungan, Rustam, Selasa (31/7).

Ia menyebutkan salah satu kegiatan yang ditunda adalah pembangunan halte.

“Saya tidak hafal semuanya. Tetapi yang jelas ada halte. Mudah-mudahan tahun depan bisa dilanjutkan,” katanya.

Sementara kegiatan pelayanan administrasi perkantoran akan tetap berjalan seperti biasa. Pengamanan dan pengamatan lalau lintas seperti razia tetap dilakukan.

“Kalau razia tetap kami lakukan bahkan kita kekurangan orang. Kami minta tambahan orang,” tambahnya.

Sementara itu, ketua komisi III DPRD Kota Batam Nyanyang Haris Pratamura mengatakan beberapa anggaran yang ditunda ini karena defisitnya anggaran. Dan menurutnya, harusnya semua kegiatan tersebut bisa dilaksanakan tentunya jika PAD meningkat.

“Makanya saya katakan, seharusnya realisasi sudah 65-70 persen. tetapi ini masih sangat minim,” katanya.

Anggota komisi III DPRD Kota Batam Sugito mengatakan, seharusnya Dishub dalam membuat target pekerjaan dan pendapatan harus realistis dan penuh perhitungan.

“Jadi jangan dibuat tinggi padahal tak tercapai. Bagusan dibuat seadanya tetapi tercapai,” katanya. (ian)