Karutan Tanjungpinang Ronny Widiyatmoko meletakkan batu pertama pembangunan Posyandu, Rabu (1/8). F. Dok Rutan Tanjungpinang untuk batampos.co.id 

batampos.co.id – Narapidana (napi) Rumah Tahanan (Rutan) Tanjungpinang yang tergabung dalam pasukan Merah Putih, diterjunkan untuk membangun Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di kawasan Teluk Keriting, Tanjungpinang, Rabu (1/8).

Pembangunan fasilitas sosial tersebut merupakan program yang dilakukan lembaga pemasyarakatan sebagai bentuk pembinaaan kepribadian dan kemandirian napi dalam proses reintegrasi sosial atau rekonsiliasi dengan masyarakat.

”Kegiatan ini untuk memulihkan hubungan antara napi dan masyarakat yang saat ini dianggap tidak harmonis,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kepri, Dedi Handoko.

Napi yang mengikuti program tersebut, kata Dedi, adalah napi yang telah memenuhi syarat didik dan telah dilatih oleh Dinas Tenaga Kerja dan Balai Latihan Kerja milik pemerintah maupun swasta yang telah dilakukan sejak bulan Mei 2018 lalu. ”Pasukan Merah Putih ini telah memenuhi syarat, telah dididik dan dilatih menjadi pekerja bangunan,” ujarnya.

Pada proses pembangunan, lanjut Dedi, Pasukan Merah Putih menerima bahan bangunan dan biaya yang bersumber dari Corporate Social reponsibility (CSR), dana hibah atau dana sosial dari pihak ketiga seperti perusahaan swasta, pemerintah daerah atau pun sumbangan sukarela dari pegawai di lingkungan kementerian Hukum dan HAM.

Hasil karya pembangunan fasilitas umum yang dilakukan napi, akan diserahkan kepada masyarakat melalui Kementerian Hukum dan HAM pada peringatan Hari Dharma Karya Dhika bulan Oktober mendatang. ”Pembangunan selama tiga bulan serentak di seluruh Indonesia,” pungkasnya.(odi)