batampos.co.id – Puluhan warga Batu Seilicin Lubukbaja mendatangi kantor DPRD Batam. Kedatangan mereka ingin mengadu ke Komisi IV DPRD Batam terkait rencana Disdik Batam yang hendak menghapus SD Negeri 007 Batam.

Kedatangan puluhan warga yang juga membawa spanduk yang dibentangkan sebagai wujud dukungannya agar SD 007 Lubukbaja tak dihapuskan, diterima beberapa anggota DPRD Batam dari Komisi IV dan langsung dilakukan rapat dengar pendapat.

Di hadapan anggota DPRD Batam dari Komisi IV dan perwakilan Disdik Batam, puluhan warga meminta penjelasan mengenai rencana penghapusan SD 007 tersebut.

Perwakilan dari Disdik Batam, Hernowo menegaskan, pihaknya akan mencari jalan terbaiknya seperti apa nantinya.

“Kami akan berkoordinasi dengan semua pihak seperti misalnya dengan DPRD Batam dari Komisi IV. Sementara terkait masih adanya lahan di sekitar sekolah seluas 1600 meter persegi, ini memang lahan milik orang lain, bukan milik pemerintah atau sekolah,” ujar Hernowo.

Kalau untuk membeli lahan tersebut, lanjut Hernowo, pihak Disdik Batam tak akan mampu karena anggaran itu tidak ada.

“Kami akan laporkan permintaan warga ke Kadisdik Batam terlebih dahulu. Intinya saat ini SD 007 masih berjalan normal belum ada penghapusan, masalah SD 007 Lubukbaja akan dibicarakan lagi,” terang Hernowo.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Batam, Djoko menegaskan, sampai saat ini sekolah tetap berjalan normal.

Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD Batam meminta tak hapus SD 007 Lubuk Baja.
foto: cecep mulyana / batampos

“Di SD 007 Lubukbaja ini memang sangat luar biasa terkait masalah ketersediaan lahan dan gedung yang masih menumpang. Jadi, lahan yang ada akan kami maksimalkan, itu nanti ada lahan yang kosong yang katanya 1.600 meter persegi. Itu yang nanti kami bicarakan dengan Disdik Batam, bagaimana sistemnya nanti kalau memang bisa itu dibeli, akan kami beli, dari pada kita menghapus satu SD tapi tahun depan membuka SD baru lagi,” ujar Djoko Mulyono.

Permasalahan tersebut akan dibicarakan nanti sekaligus pembahasan triwulan ke dua.

“Kita kan mau evaluasi ini nanti sebentar lagi. Sekaligus kita mau tanya masalah progres kinerja triwulan ke dua mengenai masalah pencapaian progres berapa prosentasenya, ini akan kami bahas sekaligus sebagai bahan kerja kami,” terang Djoko.

Sementara anggota DPRD Batam lainnya. Nyanyang Haris Pratamura akan tetap mendukung masyarakat menolak penghapusan SD 007 Lubukbaja.

“Tentu dukungan ini dengan alasan dari justifikasi teknis yang sudah disampaikan masyarakat, masih memungkinkan untuk ditambah lokal di lantai 4 kalau memang insfrastrukturnya bisa. Ini harus ditinjau langsung. Ini butuh teknis dan kajian dari Pemko Batam dan Disdik Batam terkait SD 007. Dua-duanya diperlukan baik itu SD 007 maupun SMP 41 yang jadi satu gedung sekolah,” terang Nyanyang.

Pihak Disdik Batam sebelumnya menginginkan penghapusan SD 007 Lubukbaja dengan alasan dalam satu gedung terdapat dua sekolah yakni SD 007 dan SMP 41. Disdik Batam memilih mempertahankan SMP dan menghapuskan SD tersebut.

Apabila penghapusan nantinya benar-benar dilakukan, murid-murid SD 007 nantinya akan dipindahkan atau digabungkan, disebar ke SD negeri lainnya di Batam. (gas)

KOREKSI:

Koreksi dari dari ibu Aurelia, Ibu Evie, dan Ibu Nya Lola, sekaligus membetulkan kekeliruan yang terjadi.

Terimakasih.

Redaksi – batampos.co.id