Target-Imunisasi-Provinsi-Kepri.jpg

batampos.co.id – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan pada hari perdana kampanye pencanangan imunisasi Measless Rubella (MR), Rabu (1/8) lalu, tercatat 28.530 anak Kepri di tujuh kabupaten/kota sudah diberi imunisasi tersebut.

”Secara nasional kita ditargetkan pada angka 608.125 anak Kepri mendapatkan imu­nisasi tersebut,” ujar Tjetjep, Kamis (2/8) di Tanjungpinang.

Adapun capaian secara persentase adalah sekitar 4,691 persen. Artinya masih ada 579.595 anak Kepri yang ditargetkan mendapatkan imunisasi (lihat tabel). Menurut Tjetjep program nasional ini akan berakhir pada 30 September mendatang.

Menurutnya, meski ada persepsi yang berbeda antara pemerintah dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), pihaknya tetap berjalan. Karena program yang sama juga sudah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Ia yakin, keputusan negara adalah untuk kebaikan rakyatnya.

Tentunya program imunisasi ini sudah dijamin pemerintah, sehingga masyarakat tidak perlu ragu dan khawatir. Ketika masyarakat tidak mendukung program ini, artinya sama saja tidak membantu memberantas kecatatan kepada generasi penerus.
”Ini adalah salah satu upaya untuk menyelamatkan generasi bangsa dari berbagai kecacatan,” ucapnya.

Disebutkannya bahwa bahaya campak adalah dapat menimbulkan komplikasi serius seperti radang paru-paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk atau bahkan kematian. Sementara rubella sangat berbahaya bagi ibu hamil. Karena apabila terpapar virus tersebut mengancam keguguran, bayi yang lahir berisiko cacat, kelainan jantung, mata, pendengaran, serta keter-lambatan perkembangan.

Ditambahkannya, sasaran dari program imunisasi ini 75 persen di antaranya berusia 7-15 tahun. Sisanya berusia enam tahun ke bawah. Pada kampanye hari pertama, mendapatkan apresiasi. Ia berharap sampai 30 September mendatang target tercapai.

”Saya yakin semua orangtua tidak ingin anak-anaknya mengalami hal itu. Salah satu langkah yang tepat adalah dengan mendukung program imunisasi campak dan rubella,” tutup Tjetjep. (jpg)