Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Koordinator Korsup Pencegahan KPK Adlinsyah, Dirut BRK Irvandi Gustari, dan Dirut Bank Bengkulu beserta rombongan foto bersama usai dialog di kantor Wali Kota Batam, Selasa (31/7). F. Bank Riau Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Bank Riau Kepri (BRK) menjadi contoh atau role model bagi daerah lain dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pola yang dilakukan BRK di Kota Batam adalah dengan penerimaan pajak hotel dan restoran secara online.

”Ini (pajak secara online, red) kami lakukan di Batam dan jadi percontohan daerah lain,” ujar koordinator wilayah II Sumatera Korsup Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Adlinsyah M. Nasution di kantor Wali Kota Batam, Selasa (31/7) lalu.

Dikatakan Adlinsyah, pembayaran pajak yang terinteg-rasi secara online oleh Bank
Riau Kepri bersama Pemko Batam ini, menarik perhatian KPK. Sehingga mendorong Pemerintah Daerah Bengkulu untuk melakukan hal yang sama seperti yang dite-rapkan di Batam.

Dalam kunjungannya ke Batam, Sekdako Bengkulu Marjon bersama Dirut Bank Bengkulu Agus Salim melihat langsung implementasi pembayaran pajak secara online yang dilakukan BRK dan Pemko Batam.

”Makanya saya mengajak kunker (kunjungan kerja) pak Sekda dan pak Dirut ke sini. Supaya melihat langsung pembayaran online dengan sistem tapping box,” ungkapnya.

Wali Kota Batam Rudi menyampaikan apresiasinya kepada Bank Riau Kepri yang telah mendukung pemerintahannya dalam meningkatkan PAD.

”Pemko Batam berupaya terus meningkatkan PAD. Pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan Pemko Batam saat ini, sangat bergantung pada besar kecilnya PAD yang diterima,” ungkapnya.

Di tempat yang sama Dirut Bank Riau Kepri, Irvandi Gustari berjanji di tahun 2018 ini pihaknya akan segera menambah 400 unit Tapping Box untuk wajib pajak yang ada di Kota Batam. ”Tujuannya untuk percepatan peningkatan PAD Kota Batam,” ujarnya.(cca)