foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Warga Sagulung kembali mengeluhkan pengerjaan gorong-gorong depan sekolah MAN I Batam yang terlalu lama, Jumat (3/8). Warga yang melintas dilokasi itu harus ekstra bersabar, sebab kemacetan kian parah, terlebih memasuki jam sibuk pagi dan sore.

Camat Sagulung, Reza Khadafy meminta masyarakat untuk memaklumi kondisi tersebut, sebab proyek itu untuk kepentingan umum mengatasi persoalan banjir. “Yang bikin lama itu pipa ATB yang belum dibongkar. Saya sudah minta kemarin cuman belum dikerjakan,” ujar Reza kemarin.

Dia mengatakan jika pipa tersebut sudah dibongkar, dipastikan pengerjaan gorong-gorong itu akan selesai dalam minggu ini.

“Saya sampai emosi kemarin. Tapi mudah-mudahanlah bisa diselesaikan secepatnya,” katanya.

Sementara pantauan di lapangan, kemacetan terjadi merata dari dua arah yang berlawanan. Dari jalan raya Brigjen Katamso, kendaraan mengular mulai dari lampu lalu lintas simpang Fanindo. Begitu juga dari arah Seibinti kendaraan berjejer mulai dari simpang Kaveling Sagulung Baru (Saguba). Arus lalulintas sangat lambat sebab kendaraan dari dua arah harus bergantian melintasi jalan yang sedang ada galian pipa itu.

“Beberapa hari yang lalu motor pengendara ada yang jatuh. Pengerjaan ini banyak merugikan masyarakat,” kata Dion warga setempat.

Dia mengatakan pada saat pagi dan sore hari, situasi jalan benar-benar merepotkan warga. Sebab, warga bisa mengantri hingga satu jam agar bisa melewati titik kemacetan itu. Selain itu, warga juga mengeluhkan lokasi galian yang dibiarkan begitu saja tanpa dipagari.

“Pengerjaannya juga sempat terhenti. Galian dibiarkan begitu saja, tanpa dipagari, warga yang tidak sabaran dan tergesa-gesa dipastikan akan jatuh,” jelasnya. (une)