batampos.co.id – Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali mendesak Pemerintah Provinsi Kepri dan kabupaten/kota mempercepat penyelesaian pengurusan KTP elektronik (e-KTP) untuk semua calon pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang. Ia yakin, masih banyak masyarakat yang belum mengantongi e-KTP.

”E-KTP ini sangat kami tekankan pada reses di Provinsi Kepri karena masih banyak yang belum mendapatkan identitas elektronik tersebut,” ujar Zainudin Amali, Minggu (5/8)
Politisi Partai Golkar tersebut mengaku khawatir jika e-KTP ini tak digesa, bisa membuat tingkat partisipasi pemilih menjadi makin rendah, sebab e-KTP syarat wajib untuk bisa mencoblos.

Selain pemerintah daerah yang harus bekerja keras tentang rekam e-KTP, Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi dan kabupaten/kota juga harus kerja ekstra untuk melakukan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat. ”Selain pelaksanaan Pemilu yang aman, damai dan tertib. Persentase jumlah pemilih juga menjadi tolok ukur sukses tidaknya penyelenggaraan Pemilu,” paparnya.

Ditambahkannya, hari H Pemilu 2019 mendatang diapit dengan hari libur nasional. Sehingga berpotensi memengaruhi masyarakat untuk tidak datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) karena memilih liburan. Apalagi mereka yang tak memiliki e-KTP. Menyadari hal itu, KPU tentunya harus bergerak cepat dalam melakukan sosialisasi. Karena bukan hanya untuk memilih calon untuk duduk di parlemen, juga akan untuk menentukan arah negara ini lima tahun ke depan.

”Kita sebagai warga negara punya kewajiban tentunya untuk menentukan arah bangsa. Jangan pernah apatis, karena itu akan merugikan,” tutupnya.

Terpisah, Ketua KPU Provinsi Kepri Sriwati menga-takan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019 akan diketok pada September mendatang di tingkat KPU RI. Ia juga sepakat agar perekaman e-KTP dipercepat.

”Kami dengan sekuat tenaga akan memberikan yang terbaik. Karena targetnya Pemilu sukses, dan partisipasi pemilih di Kepri terus membaik,” paparnya.

Menurut Sriwati, tahapan untuk Pileg 2019 di Kepri saat ini adalah penyusunan Daftar Calon Sementara (DCS) untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Provinsi Kepri. DCS tersebut akan diumumkan pada 12 Agustus mendatang. Pihaknya akan terus menjaring informasi dari masyarakat sampai 21 Agutus mendatang, yakni sebelum Daftar Calon Tetap.

”Proses verifikasi perbaikan sudah rampung. Kami masih menemukan adanya sejumlah Bacaleg yang tidak jujur dari sejumlah partai politik,” jelasnya.(jpg)