batampos.co.id – Akil, 68, Desa Kudung, Kecamatan Lingga Timur, yang sehari-hari mencari kepiting ditemukan tidak bernyawa di tepi sungai, Sabtu (4/8) sekitar pukul 00.00 WIB. Sebelumnya, Akil dikabarkan hilang sejak keluar rumah untuk mencari kepiting di sungai sekitar pukul 06.00 WIB.

Awal kejadian, Kasim, warga sekitar menemukan sampan milik Akil di sekitar sungai. Namun, Kasim mengaku heran setelah melihat sampan Akil dalam keadaan kosong tanpa ada Akil di atas sampan tersebut. Mengambil inisiatif, Kasim memberitahukan penemuannya itu kepada warga lainnya.

Selanjutnya warga beramai-ramai melakukan pencarian dengan menelusuri sungai tersebut. Setelah beberapa jam upaya pencarian, warga menemukan Akil dalam kondisi tak bernyawa lagi dan mereka langsung membawa jenazah Akil.

Sebelumnya Akil mengaku sakit kepala kepada istrinya. Akil juga sempat mengkonsumsi obat pereda sakit kepala. Setelah itu, dirinya langsung berangkat seperti biasa ke sungai untuk mencari kepiting. Setelah satu jam berangkat dari rumah, Akil juga terlihat kembali ke rumah dan mengambil alat tangkap.

Warga menduga Akil lupa untuk membawa alat tangkap ketam seperti biasa yang dia bawa. “Saya lihat dia (Akil, red) kembali ke rumah untuk mengambil alat tangkap. Mungkin ketinggalan,” kata salah seorang warga di rumah duka sete­lah itu, Akil tidak terlihat lagi hingga sampannya ditemukan Kasim dan dilakukan pencarian oleh warga sekitar.

Kejadian ini diakui Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Lingga Kompol H Rusdwiantoro. Menurutnya, tidak ditemukan bekas atau tanda-tanda kekerasan pada jasad Akil. Sementara waktu, Akil tewas diduga akibat penyakit yang dideritanya.
“Untuk dugaan sementara berdasarkan sejumlah keterangan saksi dan lainnya, korban meninggal akibat sakit,” ujar Rusdwiantoro. (wsa)