foto: batampos.co.id / dalil harahap

batamps.co.id – Keberadaan kios liar di Batam masih menjadi persoalan klasik bagi Pemerintah Kota Batam. Di Seibeduk puluhan Kios Liar (Kili) di depan Perumahan Nasional (Perumnas) Seibeduk hingga kini belum ditertibkan, padahal sebelumnya rencana penggusuran akan dilakukan usai Lebaran Idul Fitri lalu.

Sekretaris Satpol PP Kota Batam, Fridkalter mengatakan pihaknya masih fokus penggusuran di lokasi lain.

“Bukan tak jadi. Cuman masih fokus sama lokasi yang lain,” ujar Fridkalter, kemarin.

Dia mengatakan puluhan kios liar tersebut akan tetap dibersihkan. Hal itu menyusul rencana pembangunan lanjutan jalur dua jalan S Parman yang informasinya akan dilanjutkan pembangunannya tahun ini.

“Tapi waktunya kita belum tahu, lagi pula mereka sudah terima surat peringatan,” katanya.

Demikian juga untuk penertiban kios liar di sekitar Aviari Batuaji, Friekalter mengatakan pihaknya belum menyiapkan jadwal penertiban untuk lokasi ini. Ia berpendapat, penertiban tidak bisa dilakukan sekaligus. Penertiban diprioritaskan pada jalan-jalan yang akan diperlebar.

“Kami tunggu arahan saja dulu,” katanya.

Sementara dalam waktu dekat ini bangunan liar yang berada di sekitar SMPN 35 Batam, Jembatan satu Barelang dan di depan Mako Brimob, Tembesi menjadi target penertiban Tim Terpadu Satpol PP Kota Batam. Wacana penertiban itu untuk mendukung program pemerintah yang berencana akan memperlebar jalur jalan menuju kawasan wisata Barelang. (une)