Wakil Ketua Komisi I DPRD Kepri, Taba Iskandar, Sekretaris Komisi IV, Yusrizal (kiri) bersama Kapolda Kepri, Irjen Didid Widjanardi saat menghadiri upacara pembentukan Brigadir Polri Perbatasan dan peletakan batu pertama gedung Asrama SPN di Tanjungbatu, Kundur, Selasa (7/8). f Humas DPRD Kepri untuk Batam Pos

batampos.co.id – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kepri yang membidangi pemerintahan, Taba Iskandar menyambut baik pembentukan Brigadir Polri perbatasan di Kepri. Dikarenakan provinsi ini bersinggungan langsung dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia, sehingga jalur keluar masuk warga sangat tinggi.

Taba yang didampingi Sekretaris Komisi IV yang membidangi kesejahteraan masyarakat, Yusrizal sekaligus menghadiri upacara pembentukan Brigadir Polri Perbatasan dan peletakan batu pertama gedung Asrama SPN di Tanjungbatu, Kundur, Selasa (7/8).

“Provinsi Kepri sebagai daerah perbatasan juga sangat rentan masuknya para imigran gelap dari negara tetangga. Dengan adanya pendidikan ini, dapat meningkatkan keamanan wilyah di perbatasan,” kata Taba.

DPRD Kepri lanjut Taba, bersedia membantu mempersiapkan kebutuhan Polri di daerah perbatasan. Untuk melengkapinya, tahun ini dibangun asrama bagi personel polri yang sedang dididik menjadi tenaga ahli.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Komisi IV, Yusrizal. Ia melihat personel Polri juga harus memiliki kemampuan lebih untuk menangani warga asing atau pencari suaka, karena Indonesia merupakan negara persinggahan sebelum mereka menuju negara lain.

“Dengan kesiapsiagaan para personel kepolisian di perbatasan itu, nantinya diharapkan menghasilkan solusi yang baik,” kata Yusrizal.

Kapolda Kepri, Irjen Didid Widjanardi mengatakan Bintara yang dilantik mencapai 160 personel. Terdiri dari 150 bintara umum dan 10 bintara yang memiliki kompetensi khusus. Sementara asrama yang dibangun, akan dijadikan sebagai sarana pendukung lahirnya bintara-bintara hebat.

“Mereka kami didik dengan para pelatih yang memiliki kualitas terbaik,” jelas Didid. (cca)

Advertisement
loading...