Taruna Akademi Angkatan Laut melakukan kirab kota dengan menampilkan Genderang Suling Gita Jala Taruna AAL di Jalan Imam Bonjol, Kamis (9/8). Kirab dimulai dari Depan BCS malll sampai ke Jalan Imam Bonjol depan Graha Sulaiman. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – KRI Bima Suci telah bersandar di Pelabuhan Batuampar, Selasa (7/8) lalu. Dalam kunjungan ke Batam, KRI Bima Suci yang membawa 103 orang Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat III angkatan 65 tahun 2018 melakukan beberapa kegiatan. Salah satu agendanya melaksanakan kirab Kirab Kota dengan pelaksanaan di pusat Kota Batam.

Komandan Lanal (Danlanal) Batam Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan Kamis (9/8) dimulai dari open ship di KRI Bima Suci mulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Bagi masyarakat yang mengunjungi KRI Bima Suci juga akan dimanjakan dengan pengenalan terhadap alat tempur TNI AL berupa dua unit tank baja.

“Sekarang ini acara kirab Kota yang ditampilkan seperti Genderang Suling Gita Jala Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL). Yang tidak ditampilkan, seperti rempak gendang. Karena tidak sempat dan hanya kirab kota yang kita laksanakan,” kata Iwan.

Usai melaksanakan kegiatan Kirab Kota, malamnya akan dilanjutkan dengan acara Coctail Party. Dimana acara Coctail Party itu sudah menjadi tradisi dunia bagi Angkatan Laut dari seluruh dunia. Dimana, setiap ada kapal ynag berkunjung disuatu daerah akan melaksanakan Coctail Party seperti acara minum bersama.

“Sudah tradisi taruna dan menjadi tradisi NAVY dari seluruh dunia. Acara itu untuk undangan khusus, jadi disitu sisi ningratnya NAVY. Baik di dalam negari maupun di internasional itu sama,” ujarnya.

Iwan mengatakan, KRI Bima Suci akan bertolak ke Zhanjiang (China) hari Jumat (10/8). Ia mengharapkan, dengan adanya KRI Bima Suci beserta kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dapat membangkitkan semangat kebaharian para generasi muda khususnya di Kota Batam serta untuk menumbuhkan minat generasi muda bergabung untuk menjadi taruna Akademi Angkatan Laut (AAL).

“Mereka memilih Batam karena daerah Batam adalah wilayah kepulauan bukan kayak daerah lain. jadi gerbang bahari itu ada disini. Jadi dengan kegiatan ini mudah-mudahan bangkit semangat untuk bergabung ke taruna akademi angkatan laut, setelah melihat tradisi, kondisi mereka hingga ikut perlombaan dunia,” imbuhnya.

Adapun rute pelayaran itu dimulai dari, Surabaya, Batam, Zhanjiang (China), Yeosu (Korea Selatan), Vladivostok (Rusia), Qingdao (China), Yokosuka (Jepang), Jeju (Korsel), Manila (Filipina), Bitung dan kembali lagi ke Surabaya yang dijadwalkan sampai pada 9 November 2018 mendatang.

Dalam pelayaran ke berbagai negara itu, selain sebagai ajang pelatihan Taruna Akademi Angkatan Laut tingkat III, KRI Bima Suci mengikuti beberapa event yang dilaksanakan. Salah satu event yang akan diikuti oleh KRI Bima Suci adalah perlombaan kapal layar tiang tinggi yang akan dilaksanakan di Korea Selatan dan Rusia. (gie)

Advertisement
loading...