ilustrasi

batampos.co.id – Angkot ngetem di jalan depan Plaza Batamindo dan simpang Panbil, atau arah Batuaji- Batamcenter, menjadi masalah yang tak kunjung selesai. Sudah tak jadi rahasia umum, aksi ngetem itu kerap menganggu pengguna jalan dan menyebabkan kemacetan.

Tak tanggung-tanggung angkot-angkot itu mengambil badan jalan hingga satu lajur. Pengguna jalan yang ditemui di lapangan mengaku sangat terganggu dengan situasi seperti itu karena sering menyebabkan kemacetan panjang dan kecelakaan lalu lintas.

“Harusnya cepat ditindak. Karena setiap hari lokasi itu macet karena mobil yang ngetem ber jam-jam,” ujar Laila, pengendara yang lewat, Jumat (10/8)

Dia mengatakan sudah banyak warga yang merasa terganggu dengan keadaan itu. Menurutnya, resahnya warga itu sudah menjadi alasan yang cukup pemerintah dapat bertindak.

“Angkot-angkot itu ngetem dari pagi hingga sore dan waktu terparah adalah saat jam-jam sibuk. Soalnya jam itukan banyak pekerja yang pulang,” jelasnya.

Sementara dari Dinas Perhubungan (Dishub) sendiri mengaku sudah melakukan pengawasan terkait persoalan tersebut. Apalagi saat ini Dishub bakal menindak tegas dengan memberlakukan sistem derek bagi angkot atau kendaraan yang nekat parkir di sembarang tempat.

“Akan kita tindak, termasuk angkot atau kendaraan pribadi yang ngetem disembarang tempat. Tapi sementara ini kita lakukan sosialisasi saja dulu,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Batam Edward Purba saat dikonfirmasi. (une)