batampos.co.id – Yeyen, warga Batuaji yang anaknya sempat ditahan oleh pihak rumah sakit kembali bernafas lega. Wanita 28 tahun ini akhirnya bisa membawa pulang bayi perempuannya itu setelah keluarga dari Bambang sang suami menebus biaya persalinannya sebesar Rp 6 juta, Rabu (9/8) siang.

Kepada Batam Pos, Yeyen mengaku lega atas penyelesaian persoalan yang sempat membuatnya bingung dan panik itu. Itu semua berkat keberaniannya untuk menghubungi keluarga sang suami setelah tahu sang suami kabur usia dia melahirkan puteri keduanya itu.

“Mertua saya yang kirim uang. Kemarin langsung saya tebus dan bawa pulang anak saya,” ujarnya, Jumat (10/8).

Meskipun demikian Yeyen belum sepenuhnya bahagia, sebab Bambang sang suami belum diketahui keberadaannya saat ini. Bambang menghilang sejak Kamis (3/8) lalu saat tahu biaya operasi caesar Yeyen mencapai Rp 6 juta.

“Mungkin dia panik karena tak ada uang sebanyak itu. Dia lagi nganggur juga makanya kabur setelah lihat biaya persalinan saya,” ujar Yeyen.

Dengan ditebusnya biaya persalinannya itu, Yeyen berharap agar Bambang segera kembali ke rumah untuk sama-sama merawat dan membesarkan dua anaknya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bayi perempuan kedua Yeyen sempat ditahan salah satu rumah sakit bersalin di Batuaji karena Yeyen tak bisa membayar biaya persalinan sebesar Rp 6 juta. Yeyen tak bisa menebus biaya bersalin itu lantaran Bambang sang suami duluan kabur sebelum dia keluar dari rumah sakit. Dia tak punya uang sepeserpun dan tidak memiliki kartu BPJS ataupun Jampersal. (eja)