batampos.co.id – Tim dokter hewan dari Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan terus melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Kabupaten Bintan. Hal ini dilakukan sebagai persiapan menjelang Hari Raya Idul Adha. Hingga 10 Agustus lalu, tim dokter telah memeriksa 946 ekor hewan yang terdiri dari 478 ekor sapi dan 468 ekor kambing.

”946 ekor stok hewan kurban dinyatakan sehat dan layak,” ujar Kasi Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Bintan, drh. Iwan Berri Prima saat dihubungi, Senin (13/8).

Kepala Dinas Pertanian Pemkab Bintan Supriyono menyampaikan karena keterbatasan petugas kesehatan hewan, maka tim dokter hewan dari dinas dibantu petugas paramedis veteriner. Hingga saat ini, sambungnya, pemeriksaan hewan ternak di lapangan baru dapat menjangkau 7 kecamatan.

Meski demikian, tim fokus mengawasi kesehatan hewan kurban, sebagai upaya mencegah dan memberantas penyakit parasiter (cacingan), penyakit BVD (bovine viral dearhea) dan antisipasi penyakit Jembrana pada sapi Bali. ”Sejauh ini belum ada ditemukan penyakit itu. Kalau ada langsung diobati,” kata dia.

Sementara, hewan kurban yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan layak kurban berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Bintan yakni Kecamatan Bintan Utara ada 73 ekor sapi dan 45 ekor kambing, Kecamatan Bintan Timur ada 124 ekor sapi dan 71 ekor kambing, Kecamatan Teluk Sebong ada 84 ekor sapi dan 68 ekor kambing.

Kecamatan Teluk Bintan ada 42 ekor sapi dan 40 ekor kambing, Kecamatan Toapaya ada 104 ekor sapi dan 73 ekor kambing, Kecamatan Gunung Kijang ada 36 ekor sapi dan 115 ekor kambing, serta Kecamatan Seri Koala Lobam ada 15 ekor sapi dan 56 ekor kambing.(met)