batampos.co.id – Seorang penumpang pesawat Lion Air GT 620 tujuan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, terpaksa diamankan pihak keamanan Bandara Soekarno Hatta karena melontarkan candaan soal bom, Selasa (14/8).

Akibatnya, penerbangan tersebut sempat tertunda sekitar tiga jam.

Airport Manager Lion Air Bandara RHF Tanjungpinang, Handoko Dwi Prasetio saat dikomfirmasi membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, penumpang tersebut langsung diamankan oleh pihak keamanan bandara Soekarno Hatta.

Peristiwa tersebut, kata Handoko, terjadi saat seluruh penumpan serta bagasi sudah masuk ke dalam pesawat. Tiba-tiba, salah seorang penumpang bercanda mengaku membawa bom kepada pramugari pesawat.

Sesuai dengan peraturan yang berlaku, seluruh penumpang diharuskan turun dari pesawat umtuk dilakukan scanning atau pemeriksaan ulang.

Setelah seluruh prosedur pemeriksaan selesai dan dinyatakan aman, penumpang diperbolehkan untuk memasuki pesawat untuk diberangkatkan ke bandara tujuan. “Pesawat terpaksa delay, seharusnya berangkat jam 08.45 tadi,” kata Handoko.

Saat ini, yang bersangkutan diamankan untuk dimintai keterangan dan diproses lebih lanjut.

“Informasinya yang bersangkutan sedang diperiksa,” kata Handoko.

Sementara itu, Kapolsek Bandara RHF Tanjungpinang, Iptu Effendy mengimbau kepada masyarakat dan penumpang, untuk tidak melontarkan candaan atau gurauan yang tidak pantas dan imformasi palsu di lingkungan bandara. Hal tersebut, sesuai dengan Pasal 437 Undang-undang Penerbangan Nomor 1 tahun 2009.

“Kami sudah memasang papan informasi mengenai candaan tidak pantas bisa dikenai pidana,” jelasnya. (odi)

Advertisement
loading...