batampos.co.id – Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan (Korsel) Umar Hadi melepas 150 Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan berangkat ke tanah suci tahun ini. Pelepasan dilakukan dari Masjid Jami Itaewon, Seoul pada Sabtu (11/8).

Dubes Umar berpesan agar para jamaah haji memperhatikan tiga jaga selama menjalani ibadah haji.

“Jaga hati, jaga ibadah, dan jaga nama baik Indonesia selama menunaikan Ibadah Haji. Semoga semua pulang dalam keadaan sehat dan berhasil menjadi haji yang mabrur,” demikian Dubes Umar yang langsung diamini seluruh Jemaah, Sabtu (11/8).

Salah satu PMI di Korsel asal Brebes, Cahyono mengungkapkan bahwa berhaji dari Korea merupakan kesempatan dan hanya datang sekali, sehingga harus dimanfaatkan.

“Buat saya, naik haji itu panggilan. Karena saya sudah merasa terpanggil, maka saya harus pergi. Apalagi disini prosesnya cepat, tidak perlu antri bertahun-tahun seperti di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara jamaah lain, Yogi berharap kesempatan berhaji ini juga dimanfaatkan oleh PMI lainnya.

“Semoga teman-teman PMI lain mendapat panggilan untuk menunaikan ibadah haji di tahun berikutnya,” ujar pemuda yang tengah menempuh kuliah di Universitas Terbuka di Korea sambil bekerja itu.

Dari sekitar 51 juta penduduk Korsel, penganut agama Islam hanya berjumlah 35 ribu orang saja. Separuh dari penduduk memilih untuk tidak menganut agama apapun.

Sementara 19,7 persen menganut agama Kristen, 15,5 persen beragama Budha dan 7,9 persen beragama Katolik.

Kuota Haji Korsel selama ini sebagian besar dimanfaatkan oleh warga negara asing yang bermukim di sana, termasuk PMI. (jpnn)

Advertisement
loading...