Petugas Basarnas Tanjungpinang mengevakuasi penumpang SB Putra Kepri di Pelabuhan Bandar Sri Udana Lobam, Senin (13/8). F. Basarnas untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Speed boat (SB) Putra Kepri yang berlayar dari Telagapunggur Batam-Tanjungpinang kandas di Perairan Lobam, Kabupaten Bintan, Senin (13/8) sekitar pukul 06.10 WIB. Saat kejadian kapal membawa 38 penumpang. Kapal ini kandas setelah menabrak pasir di Perairan Lobam.

Iklan

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kelas IA Tanjungpinang Budi Cah-yadi membenarkan kejadian ini. Kesimpulan sementara penyebab kandasnya SB Putra Kepri karena menabrak pasir.

BNNP Kelas IA Tanjungpinang menerima kabar kejadian ini sekitar pukul 06.19 WIB. ”Seorang Hakim Tipikor Tanjungpinang bernama Pak Gultom penumpang speed boat yang mengabarkan kejadian tersebut,” ujarnya.

Dia langsung mengerahkan kapal Rescue Boat (RB) 209 menuju lokasi kejadian.
Selang beberapa menit tepatnya sekitar pukul 06.41 WIB, SB Putra Kepri kembali berlayar setelah lepas dari kandas.

”Saat kapal lepas dari kandasnya, kami minta ke nakhoda mencari pelabuhan terdekat supaya penumpang bisa di-evakuasi ke kapal SAR,” ujarnya.

Jika dipaksakan berlayar bisa membahayakan. Dikhawatirkan speed boat bocor pada lambung.

Speed boat langsung berlayar menuju ke Pelabuhan International Bandar Sri Udana di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam. Sekitar pukul 07.30 WIB, penumpang kapal langsung dievakuasi.(met/odi)