Sardison F,Yusnadi /batampos.co.id

batampos.co.id – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Sipil (DPMD Dukcapil) Kepri, Sardison menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. Pihaknya juga terus menggesa pelaksanaan rekaman identitas elektronik.

”Khusus untuk perekaman e-KTP target nasional tuntas di tahun ini. Akan tetapi masih ada pergerakan yang berpotensi mengganggu target tersebut,” ujar Sardison menjawab pertanyaan Batam Pos, Senin (13/8) di Tanjungpinang.

Mantan Kepala Biro Pembangunan Pemprov Kepri tersebut menjelaskan, jumlah pemilih potensial untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang akan disajikan lewat Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) oleh Dirjen Dukcapil, Kemendargi. Prosesnya penyerahkan data langsung ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat. ”Biasanya DP4D diserahkan gubernur ke KPU Kepri. Sekarang ini, KPU Kepri yang meminta data tersebut ke KPU Pusat,” jelas Sardison.

Menurut Sardison, publikasi data penduduk dilakukan dua kali dalam setahun. Untuk periode Juli-Desember 2018 akan di publikasikan pada Januari 2019 mendatang. Menyiasati hal itu, pihaknya sudah punya pemahaman yang sama dengan KPU. Bahkan beberapa waktu lalu sudah dilakukan diskusi khusus tentang data pemilih. ”Tujuan kami sama, ingin menyajikan data yang valid,” tutup Sardison.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepri menyebutkan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPS-HP) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang di Kepri mencapai 1.187.401 pemilih. Jumlah tersebut bisa bertambah atau berkurang sampai ditetapkannya Daftar Pemilih Tetap (DPT).

”Sekarang ini kami terus berupaya melakukan pen­ge­cekan di lapangan dengan membuka posko-posko di sejumlah kawasan strategis,” ujar Priyo Handoko, komisioner KPU Divisi Program dan Data, Rabu (8/8) lalu di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.(jpg)

Advertisement
loading...