Dirut Bank Riau Kepri, Irvandi Gustari didampingi Pindiv Renstra, Tengkoe Irawan dan Pindesk Corsec, Winovri usai penyerahan Platinum Award di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, Selasa (14/8). F. Bank Riau Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Bank Riau Kepri (BRK) kembali menorehkan prestasi dengan menggondol piala Platinum Award kinerja keuangan dengan predikat sangat bagus selama 10 tahun berturut-turut.

Iklan

Penghargaan tersebut untuk kategori bank buku 2 dengan aset Rp 10 triliun sampai Rp 25 triliun pada ajang penghargaan tertinggi level nasional ”23Th Infobank Awards 2018”. Penghargaan tersebut diterima Dirut Bank Riau Kepri, Irvandi Gustari di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, Selasa (14/8).

Pemimpin Infobank, Eko Supriyanto menyampaikan Biro Riset Infobank dalam menilai kinerja sebuah bank, mengukur komposit GCG dan manajemen risiko serta 12 risiko keuangan dan pertumbuhan yang tercakup dalam tujuh bagian besar yaitu, peringkat profil manajemen risiko, peringkat nilai komposit GCG, permodalan, kualitas aset, rentabiltas, likuiditas, dan efisiensi.

Irvandi mengatakan pencapaian prestasi merupakan wujud karya dari segenap insan Bank Riau Kepri. Baik komisaris, direksi, maupun seluruh pegawai Bank Riau Kepri.
”Ini hasil seluruh karyawan yang sudah komit untuk terus berkinerja bagus. Termasuk dukungan dari para pemegang saham dan para stakeholder dan insan media,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Bank Riau Kepri bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar pelatihan pelaporan elektronik laporan harta kekayaan pejabat negara (E-LHKPN) dan komitmen anti gratifikasi bagi seluruh pegawainya, Selasa (14/8).
Wakil Gubernur Riau, Wan Tamrin Hasyim menyampaikan apresiasinya terhadap Bank Riau Kepri yang telah mewujudkan komitmennya mencegah tindak korupsi melalui E-LHKPN.

”Bank Riau Kepri sudah maju selangkah untuk tindakan pencegahan kasus korupsi,” ujarnya.

Wan Tamrin mengimbau, seluruh insan Bank Riau Kepri dapat memanfaatkan E-LHKPN ini sebaik-baiknya. Group Head Direktorat Anti Gratifikasi KPK, Andi Purwana menjelaskan tindakan pencegahan ini harus digalakkan untuk menekan tindakan korupsi. Penerapan E-LHKPN yang dilakukan Bank Riau Kepri kata Andi, merupakan salah satu bentuk dari pencegahan tindakan korupsi.

”E-LHKPN ini tujuannya untuk membentuk negara yang bersih dan anti korupsi. Sekaligus mengingatkan kepada pegawai Bank Riau Kepri tentang bahayanya gratifikasi dan tindakan korupsi,” bebernya. (cca)