e KTP yang telah selesai dicetak di Kecamatan Sagulung
F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Proses pencetakan e-KTP di sejumlah kecamatan terhenti. Hal tersebut lantaran tinta cetak yang biasa digunakan mesin pencetak e-KTP habis.

“Terhenti sejak awal bulan ini. Tinta mesin habis,” ujar Camat Sagulung, Reza Khadafy, Rabu (15/8).

Dia mengatakan akibat kehabisan tinta, pencetakan e-KTP warga tidak bisa diproses. Saat ini pihaknya telah mengajukan permintaan kepada Disdukcapil. Ia berharap tinta bisa segera datang sehingga pencetakan kembali dilakukan.

“Ada 300 e-KTP yang belum dicetak,” katanya.

Sementara warga yang ingin melakukan perekaman e-KTP masih terus berjalan. Hal yang sama juga dialami Kecamatan Batuaji. Sudah dua minggu belakangan ini proses pencetakan e-KTP terhenti.

“Iya tinta dan blanko habis. Jadi pencetakan terhenti,” kata Camat Batuaji, Ridwan Affandi.

Sementara untuk mengatasi kekosongan blanko pihaknnya menyiapkan surat keterangan pengganti e-KTP. “Surat keterangan pengganti ada. Pasti kami buatkan jika ada warga yang minta,” ucapnya.

Kekosongan tersebut banyak dikeluhkan warga. Mereka Warga yang telah merekam kecewa karena terlalu lama menunggu. “Kata petugas e-KTP tinta dan blanko habis. Harus sabar nunggu lagi,” kata Masitah warga Batuaji.

Berbeda dengan Kecamatan Seibeduk, proses pencetakan tetap berjalan seperti biasanya.

“Masih jalan, tinta dan blanko ada,” ujar singkat Camat Seibeduk, Science Taufik Riyadi. (une)