Polisi bersama masyarakat mengevakuasi jasad laki-laki di Pantai Indah Kijang setelah ditemukan mengapung di Perairan Mapur, Kamis (16/8). F. Polair Bintan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di perairan Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Kamis (16/8) sekitar pukul 06.30 WIB.
Penemuan mayat bermula saat nelayan bernama Dani, 30, yang sedang mencari ikan melihat jasad laki-laki bercelana dalam tanpa mengenakan baju mengapung. Nelayan tersebut langsung melaporkan kejadian yang dilihatnya ke kepala dusun dan kepala desa.

”Saya langsung koordinasi ke pihak kepolisian, karena jasadnya sudah hancur dan kepalanya tidak ada. Lalu, jasadnya dibawa ke Kijang,” kata Camat Bintan Pesisir Zulkhairi, Kamis (16/8).

Dia mengatakan, jasad laki-laki itu telah dibawa ke RSUD Raja Ahmad Thabib Provinsi Kepri di Batu 8 Tanjungpinang. ”Belum ada masyarakat yang melaporkan kehilangan keluarganya. Hanya istri Pak Muani nelayan yang hilang beberapa waktu lalu datang untuk melihat, namun istrinya bilang bukan Pak Muani. Jadi, ini mayat mister x karena identitasnya belum diketahui,” kata dia.

Sementara, Kapolsek Bintan Timur AKP Muchlis Nadzar menyampaikan belum ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh jenazah tersebut. ”Kepalanya dimakan ikan karena sudah lama di laut. Kepalanya masih ada, namun tengkorak saja,” kata dia melalui sambungan telepon, Kamis (16/8).

Dikatakannya, ada beberapa masyarakat yang kehilangan keluarganya telah mendatangi Pantai Indah Kijang saat jasad korban dievakuasi. Namun, belum ada yang mengenalinya. ”Jasad laki-laki tanpa identitas tersebut sudah di RSUP Tanjungpinang,” ujarnya.(met)

Advertisement
loading...