ilustrasi

batampos.co.id – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Batam akan menggelar kejuaraam kota (kejurkot) mulai Selasa (28/8) hingga Sabtu (1/9). Kejuaraan ini terbagi menjadi dua kategori, yakni usia dini hingga taruna, dan kategori dewasa dan veteran.

Iklan

Ketua PBSI Kota Batam Alfian menjelaskan untuk kategori wajib adalah kejuaraan untuk kelompouk umur usia dini dan taruna yang wajib diikuti oleh oleh klub yang berada di bawah naungan PBSI Kota Batam. Sebanyak enam klub akan menjadi peserta dalam kejurkot ini.

“Hanya ada enam klub yang berada di bawah naungan PBSI Kota Batam, yakni Avinza Badminton Club Batam, Banda Baru Batam, Cahaya Bulutangkis Nusantara Batam, PB Archelia Batam, PB Mutiara Rahayu Bengkong, dan PB Bina Mandiri Batam Centre,” papar Alfian, Kamis (16/8).

Untuk kategori wajib akan dipertandingkan sebanyak sepuluh nomor. Yaitu, Tunggal Usia Dini Putra, Tunggal Usia Dini Putri, Tunggal Anak Putra, Tunggal Anak Putri, Tunggal Pemula Putra, Tunggal Pemula Putri. Selanjutnya ada nomor Tunggal Remaja Putra, Tunggal Remaja Putri, Tunggal Taruna Putra, dan Tunggal Taruna Putri.

Sementara untuk kategori dewasa dan veteran, sifat kejuaraannya adalah open tournament atau kejuaraan terbuka. “Pendaftaran dikenakan biaya sebesar
Biaya Pendaftaran Rp. 25 ribu, dan akan ditutup Senin (20/8),” ujarnya.

“Untuk kategori wajib, pendaftaran bisa melalui web. si.pbsi.or.id dan Ketegori open bisa langsung mendaftar di di GOR PBB dan Sekretariat PBSI Kota Batam, di GOR Banda Baru,” jelas Alfian.

Alfian juga menjelaskan jika kejuaraan ini digelar sebagai bentuk pembinaan pada atlet bulu tangkis Kota Batam. Selain itu juga menjadi barometer untuyk melihat perkembangan pembinaan bulu tangkis di Batam.

“Kejuaraan ini kegiatan rutin yang digelar setiap tahun sekali, dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan pembinaan bulu tangkis yang dilakukan oleh klub di Batam. Tak cuma itu, kejurkot ini juga menjadi ajang untuk mengetahui pembinaan klub pada atlet bulu tangkis di Batam,” urai Alfian.

Bagi Alfian, penting untuk mengetahui perkembangan pembinaan bulu tangkis di Batam dari tahun ke tahun. “Dengan kejurkot ini, pembinaan bulu tangkis yang kurang bisa dilakukan pembenahan. Dan atlet-atlet yang berlaga di usia dini hingga taruna bisa dipantau perkembangannya,” katanya.

Selain itu, kejurkot menjadi tahapan awal menuju kejuaraan-kejuaraan bulu tangkis selanjutnya. Dimana atlet yang berhasil juara dalam kejurkot akan ditarungkan di tingkat provinsi (kejurkot), dan jika menang akan berlaga di tingkat nasional melalui kejurnas.

“Ini adalah tahapan yang harus dilalui oleh atlet bulu tangkis. Melalui tahapan kejurkot untuk bisa berlaga di tingkat provinsi, untuk kemudian bisa bertanding di tingkat nasional melalui kejurnas,” beber Alfian.

Karenanya Alfian menghimbau pada klub-klub yang berada di bawah naungan PBSI Kota Batam untuk aktif dan secepat mungkin mendaftarkan anak didiknya dalam kejurkot ini. “Ini adalah bagian dari proses pembinaan yang harus dijalani oleh klub dan PBSI KOta Batam,” tegasnya.

“mengikuti kejuaraan adalah bagia dari pembinaan dan tanggung jawab klub atas perkembangan atlet bulu tangkis di Batam,” tambahnya.

Alfian juga berharap dengan digelarnya kejuaraan ini akan memunculkan atlet-atlet bulu tangkis dari Batam yang bisa berjaya di kancah kejuaraan nasional dan internasional. “Ini adalah bagian dari proses. Proses untuk mencetak juara-juara baru dari Batam di cabang olahraga bulu tangkis,” tuturnya.

“Melalui kejuaraan-kejuaraan inilah biasanya bermunculan bibit-bibit atlet bulu tangkis muda potensial di Batam,” harap Alfian.(yan)