batampos.co.id – PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I mengelar berbagai kegiatan dan menyalurkan CSR berupa pemasangan instalasi air bersih untuk masyarakat Desa Ceruk, Kecamatan Bunguran Laut Timur, Natuna, Kamis (16/8).

Kegiatan CSR tersebut dimulai dengan kegiatan lomba gerak jalan perjuangan memperingati hari kemerdekaan yang diikuti puluhan tim dari pelajar di lapangan upacara kantor camat Bunguran Timur Laut.

Pemasangan saluran air bersih menuju Sekolah Menengah Kejuruan Migas tersebut secara simbolis dilakukan Kepala Inspektorat Kementerian BUMN, Supriyanto didampingi Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana, dan Direktur Keuangan LKBN Antara Nina Kurnia Dewi, Direktur Utama Persero Batam Djuhaery dan Camat Bunguran Timur Laut, Ahmad.

”Selama ini warga Desa Ceruk mengambil air cukup jauh dari penampungan. Dan kami tergerak untuk memberikan bantuan untuk penyambungan instalasi air bersih sepanjang 2 kilometer ini, dengan harapan akan memudahkan masyarakat sehingga tidak perlu lagi berjalan jauh mengambil air di tempat penampungan,” Eka Cahyana.

Kegiatan yang digagas Pelindo I ini katanya, merupakan wujud BUMN hadir untuk negeri dalam membangun pulau terluar dan terdepan di Indonesia. Kesempatan yang sama, Pelindo I juga menyerahkan CSR kepada masyarakat berupa pengobatan gratis dan pemberian 2.500 paket sembako gratis. Di antaranya di Kecamatan Bunguran Timur Laut sebanyak 500 paket sembako, Pulau Subi 1.000 paket dan Pulau Laut 1.000 paket sembako.

Selain itu, pemberian beasiswa kepada 73 orang siswa berprestasi, bantuan bedah rumah, bantuan air bersih di dua titik yaitu Bunguran Timur Laut dan Pulau Laut, pemberian bantuan rambu laut dan perbaikan sekolah di Pulau Laut dan Pulau Subi.

Kehadiran Pelindo I di Natuna menunjukkan bahwa BUMN yang dimiliki rakyat Indonesia peduli dan ikut berkontribusi untuk memajukan masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di wilayah terpencil, terluar dan terisolir. Ini merupakan perwujudan dari Program Pemerintah RI, Nawacita, yaitu membangun Indonesia dari mulai pinggiran dan Indonesia sentris.

”Kami berharap kegiatan seperti ini akan terus berlangsung dan dilakukan secara berkelanjutan,” jelas Bambang Eka Cahyana.

Sementara Kepala Inspektorat Kementerian BUMN, Supriyanto, menyampaikan kehadiran BUMN membantu masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan menjawab kebutuhan masyarakat.

“Ada 116 BUMN di Indonesia dan memiliki peran yang luar biasa untuk mendukung pembangunan di Indonesia. BUMN Hadir Untuk Negeri ini diharapkan menjadi semboyan bagi masyarakat, bahwa BUMN juga turut mendukung pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Supriyanto.(arn)