batampos.co.id – Pelaksanaan Asian Games yang rencananya dibuka akbar pada hari ini, Sabtu (18/8) menjadi perhatian tersendiri pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Mengingat pentingnya ajang olahraga antar negara di Asia itu, Prabowo-Sandi merasa tensi politik menuju pemilu presiden 2019 harus diturunkan sementara.

Pernyataan itu disampaikan oleh Sandi, sapaan akrab Sandiaga, usai mengikuti upacara detik-detik proklamasi di Universitas Bung Karno, Jakarta, Jumat (17/8). Sandi menyatakan, dirinya mendapat pesan khusus dari Prabowo, agar seluruh juru bicara untuk tidak menyampaikan komentar miring sepanjang gelaran Asian Games, yang berlangsung di Jakarta dan Palembang.

”Pesan Pak Prabowo kepada seluruh jubir Prabowo-Sandi, tiga minggu ke depan jangan mengomentari hal-hal yang negatif,” kata Sandi kepada wartawan, kemarin.

Sandi menyebut, Prabowo berharap agar para atlet Indonesia tidak diganggu oleh situasi politik, apalagi berbicara negatif soal isu Asian Games. Para atlet harus mendapat dukungan moril positif, agar mendapat semangat untuk meraih prestasi terbaik.

”Semua statement harus positif harus saling mendukung dan mensupport agar prestasi kita sukses. Semuanya, khususnya jangan bicara politik. Kami akan jeda, karena ini perhelatan akbar,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya akan memantau langsung aktivitas para jubir, pengurus partai yang tergabung dalam koalisi Prabowo-Sandi. Semua elemen yang tergabung mendukung Prabowo-Sandi juga harus berkontribusi menciptakan suasana kondusif bagi para atlet.

”Kami tak ingin hal-hal yang negatif membangkitkan energi yang negatif bagi atlet kita. Kami sampaikan kepada teman-teman kami memantau, kalau ada pernyataan yang negatif dan saling menyerang akan kami pantau dan catat,” tegasnya.

Terkait dengan tim kampanye, Sandi memastikan bahwa dirinya juga akan memimpin tim bidang ekonomi. Saat ini, pihaknya masih menunggu masukan dari berbagai pihak terkait visi dan misi yang akan dibawa sepanjang pilpres. Namun, dia memastikan bahwa Prabowo-Sandi akan menekankan pada perluasan lapangan pekerjaan dan memastikan harga bahan pokok yang terjangkau.

”Ini hal yang sama kami tekankan saat berada di DKI,” ujar sosok yang sudah mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Sementara itu, Torch Relay atau obor Asian Games tiba di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (17/8) sore sekitar pukul 16.20 WIB. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo menerima secara estafet api obor yang dibawa mantan atlet bulutangkis Verawaty Fajrin.

Usai menerima api Asian Games, Jokowi yang didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berlari menuju podium untuk menyerahkan api tersebut ke Ketua Inasgoc, Erick Thohir. Sayangnya, di sela-sela perjalanan, api yang dibawa Jokowi sempat padam beberapa saat.

Usai dinyalakan kembali, Jokowi menyerahkan ke Erick. “Semoga api Asian Game ini menjadi lambang dan simbol persahabatan simbol sportifitas dalam perhetalan Asian Games 2018,” ujarnya.

Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi mengatakan, usai diterima di Istana, api akan dibawa ke halaman Monas sebelum di bawa ke Stadion Gelora Bung Karno pada pembukaan akbar Asian Games 2018, malam ini. “Diinapkan dulu,” ujarnya.

Imam berharap, dengan sudah diaraknya obor ke seluruh penjuru tanah air, bisa membangkitkan antusiasme masyarakat terhadap hajatan besar yang diselenggarakan Indonesia. Sehingga diharapkan bisa memantik semangat panitia maupun atlet untuk bersemangat.

“Api sudah menyala dan kita kobarkan sampai kita betul-betul berhasil sebagai tuan rumah. Berhasil dalam prestasi dan berhasil sebagai bangsa yg dipercaya masyarakat asia dan dunia,” katanya. (bay/lum)