GM PT BIIE Aditya Laksamana melepas peserta lomba lari yang di­ikuti pekerja di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam, Jumat (17/8). F. Slamet Nofasusanto/batampos.co.id

batampos.co.id – General Manager (GM) PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) Aditya Laksamana mengatakan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 kemerdekaan Republik Indonesia (RI) menjadi momentum yang tepat bagi kebangkitan iklim investasi di Kawasan Industri Bintan (KIB) maupun Kabupaten Bintan pada umumnya.

Iklan

”Yang jelas, dengan semangat kemerdekaan kinerja di semua sektor harus semangat, termasuk sektor industri,” kata Aditya usai mengikuti upacara pengibaran bendera Merah Putih di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Jumat (16/8).

Dikatakannya, tahun ini dua perusahaan masuk ke KIB. Pertama PT Bintan Offshore Marine Centre (BOMC) yang telah menginvestasikan dana awal senilai 50 juta dolar AS atau sekitar Rp 730 miliar (dengan kurs 1 USD = Rp 14.600). Kedua, PT Bionesia yang bergerak di bidang olahan makanan dari bahan baku kelapa.

”Tahun ini KIB mendapatkan dua investor baru. Jadi, perusahaan yang beroperasi di kawasan saat ini menjadi 14 perusahaan,” katanya.

Ia berharap, momentum ini menjadi kebangkitan investasi di KIB, utamanya harapan agar banyak investor yang masuk dan menanamkan investasinya di kawasan tersebut.
”Harus bertambah. Harapan saya di KIB bisa bergairah dan mengulang kejayaan karena dulu pekerja di sini berjumlah 15 ribu sampai 16 ribu, tapi saat ini tersisa 7 ribu,” kata dia.

Aditya optimistis, investasi di KIB khususnya dan di Kabupaten Bintan akan bangkit. Terlebih kawasan industri tersebut merupakan salah satu yang memiliki sarana dan prasarana yang sangat lengkap di Bintan. Di antaranya, pasokan listrik, air bersih, dormitori, pabrik maupun lahan yang masih tersedia banyak. (met)