Iklan
ilustrasi

batampos.co.id – Ratusan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Barelang, Rumah Tahanan (Rutan) Kota Batam, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Batam dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Batam mendapatkan remisi dalam rangka memperingati Hut Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, kemarin.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Anak (LPKA) ?Batam, Novriadi mengatakan, ada 937 narapidana yang mendapatkan remisi. Dari 937 orang tersebut, ada dua Remisi yang diberikan kepada narapidana. Pertama Remisi Umum 1 (RU1) yakni pemotongan masa hukuman. Kemudian Remisi Umum 2 (RU2) yang diberikan Remisi Bebas pada hari kemerdekaan kemarin.

“Untuk yang bebas langsung itu sebanyak 17 orang dari empat UPT salah satunya ada di LPKA Batam, anak-anak. Sisanya dari tiga UPT yang lain,” katanya.

Ia menjelaskan, di Lapas Barelang, yang mendapatkan RU1 sebanyak 666 narapidana dan RU2 9 narapidana. Rutan Batam 143 narapidana dapat RU1 dan RU2 sebanyak 8 narapidana. Kemudian LPKA Batam, 34 narapidana mendapatkan RU1 dan 1 narapidana mendapatkan RU2. Dan yang terakhir di Lapas Perempuan, RU1 sebanyak 77 narapidana dan RU2 sebanyak 2 narapidana.

“Remisi kita berikan sepanjang mereka berkelakukan baik dengan rentang waktu penahanan minimal enam bulan. Jadi mereka sejak ditahan selama enam bulan punya hak untuk mendapatkan remisi,” tuturnya.

Selain 17 orang yang mendapatkan remisi bebas, 920 narapidana lainnya mendapatkan pemotongan masa tahanan mulai dari dua bulan sampai lima bulan. Sebab, dalam pemberian remisi umum baik itu remisi hari kemerdekaan maupun remisi hari besar agama, Novriadi mengatakan jika maksimal remisi yang diberikan kepada narapidana itu enam bulan.

“Remisi khusus hari besar keagamaan itu diberikan sesuai dengan agama yang mereka anut. Agama yang sah di Indonesia. Kemudian remisi anak diberikan setiap hari anak. Itu khusus untuk lapas anak saja, jadi anak-anak ini dapat remisi setahun tiga kali,” imbuhnya.

Dalam pemberian remisi ini turut hadir Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad. Ia memberikan apresiasi terhadap Lapas Barelang, Rutan Batam, LPKA Batam dan Lembaga Permasyarakatan Perempuan dalam mendidik warga binaan hingga mendapatkan remisi sebanyak 937 orang.

“Bagi pemerintah Kota Batam, ini merupakan hal yang patut kita sambut dengan baik. Karena sesungguhnya lembaga pemasyarakatan ini hanya sebuah cara untuk transformasi diri. Banyak orang hebat itu ada di sini, salah satunya Bung Karno,” ujar Pak Am, sapaan akrab Amsakar. (gie)

Advertisement
loading...