Edu salah seorang pekerja kios Nelson dipasar Mitra Raya Batamcenter menyusun telur yang akan dijual kepada pelanggan. Edu menuturkan harga telur ayam bekisar 46 hingga 47 perpapannya. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Saat ini, harga telur di Batam masih berada di kisaran Rp 43 ribu per papan (30 butir). Sementara harga normal telur antara Rp 38 ribu sampai Rp 39 ribu per papan.

Kepala Disperindag Kota Batam Zarefriadi mengatakan, pedagang ikut mempengaruhi harga tekur yang sampai sekarang masih terbilang tinggi. Di beberapa pasar, harga telur sudah mendekati harga normal. Namun di pasar lainnya justru tetap berada di angka yang relatif mahal.

Berdasarkan data Disperindag Kota Batam pada Kamis (16/8) kemarin, harga telur di Pasar Tanjung Pantun mencapai Rp 43 ribu per papan. Di Pasar Hang Tuah, harga telur Rp 44 ribu per papan. Lalu harga telur di pasar Lai-lai Mutiara, Lubuk Baja Rp 45 ribu per papan. Sedangkan harga satu papan telur di pasar Mega Legenda, Batam Centre hanya Rp 40 ribu.

Zarefriadi menilai, ada pedagang yang mengambil untung terlalu tinggi. Sehingga harga telur di satu pasar berbeda dengan beberapa pasar lain.

“Kadang pedagang juga meletakan harga terlalu tinggi. Padahal bisa lebih murah,” kata Zarefriadi.

Dalam kegiatan menghidupkam pasar pemerintah beberapa hari sebelumnya, telur yang dijual dengan harga Rp 40 ribu sudah bisa memperoleh keuntungan. “Seharusnya pedagang bisa melihat beban ekonomi masyarakat. Jangan menjual dengan harga terlalu tinggi,” tandas Zarefriadi.

(bbi/JPC)