ilustrasi

batampos.co.id  – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCTR) Batam melakukan perbaikan sistem pengelolaan air bersih yang ada di Kecamatan Belakangpadang.

Kepala DCKTR Batam, Suhar mengatakan sistem yang dikenal dengan istilah supervisory control and data acqusition (SCADA) akan sangat membantu dalam proses pengelolaan air bersih di hinterland khususnya kebocoran distribusi air.

“Jadi kalau ada pencurian air kami bisa tahu,” sebutnya, Jumat (17/8).

Selain itu sistem SCADA ini juga bisa menekan biaya produksi. Sebab untuk pesisir nilai produksi lebih tinggi dari pada retribusi yang diterima atau yang dibayarkan dari pelanggan ke pemerintah.

“Jadi nanti cukup satu layar saja bisa melihat apa ada kebocoran atau airnya tidak lancar,” kata Suhar.

Optimalisasi dari penggunaan sistem ini akan mempermudah petugas dalam mengecek aliran air hingga ke rumah warga. Banyak hal yang bisa dicek melalui sistem ini dan pastinya memudahkan pengelolaan.

Saat ini kebocoran distribusi air bersih mencapai 35 persen. Angka ini cukup tinggi dan dengan sistem ini diharapkan bisa ditekan, sehingga penggunaan air lebih optimal.

Untu pelayanan air bersih di pesisir mencapai 23 ribu jiwa yang tersebar di 19 lokasi di pulau-pulau penyangga seperti Bulang dan Galang.

Ia menjelaskan sistem ini juga bisa memantau jika terjadi kecurangan pemakaian. Sistem yang dikenal dengan istilah supervisory control and data acqusition (SCADA) akan sangat membantu dalam proses pengelolaan air bersih di hinterland.

Ini merupakan bentuk optimalisasi fungsi waduk yang sudah terpasang ada. Suhar menambahkan saat ini ada beberapa persalan yang terjadi terkait pengelolaan air bersih di hinterland.

Pertama mengenai potensi kebocoran distribusi, kedua biaya produksi yang dbutuhkan tidak sedikit guna memenuhi kebutuhan air bersih di pesisir.

“Karena sistem ini akan menampilkan data. Nanti kami mengecek semuanya berdasarkan data yang ditampilkan. Apabila ada kecurangan nanti akan terpantau dan secepatnya diperbaiki,” sebutnya.(yui)

Advertisement
loading...