KOORDINATOR Pusat Kesehatan Hewan di Kundur, Yuriyadi memeriksa kesehatan sapi yang bakal dijadikan hewan kurban pada Idul Adha nanti.f. Imam Soekarno/batampos.co.id

batampos.co.id – LIMA hari jelang Hari Raya Idul Ahda, Pusat Kesehatan Hewan Kundur gencar memeriksa hewan kurban. Pemeriksaan terus dilakukan untuk memastikan kondisi hewan kurban sehat dan aman dari ancaman penyakit mulut dan kuku (PMK).

Iklan

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, semua hewan kurban yang tersebar di Pulau Kundur dipastikan memenuhi persyaratan dan sehat. ”Semua hewan kurban yang ada di Kundur, layak untuk disembelih dan dagingnya layak dikonsumsi,” ujar Koordinator Pusat Kesehatan Hewan di Kundur, Yuriyadi, Minggu (19/8) siang.

Saat ini di Kundur maupun Tanjungbalai Karimun terdapat sebanyak 170 ekor sapi untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban. Pihaknya akan terus memantau dan memeriksa kesehatan hewan kurban di beberapa tempat peternakan maupun di kandang milik warga di lima kecamatan seperti Kundur, Kundur Utara, Kundur Barat, Ungar, dan Belat.

”Kami juga menjalin komunikasi dengan peternak, masya­ra­kat dan pemasok hewan un­tuk saling memberikan infor­masi tentang kesehatan hewan mereka,” terang Yuriyadi.
Saat ini, Yuriyadi mengeluhkan minimnya perhatian dari Pemkab Karimun melalui Dinas Pertanian bidang Peternakan, terutama untuk program inseminasi buatan yang harus dilanjutkan kembali.

”Kalau kami nilai, program inseminasi buatan ini sebenarnya berhasil. Salah satu buktinya, peternak sudah dapat menikmati program inseminasi buatan seperti satu ekor sapi umur 2 atau 3 tahun dihargai Rp 23 juta. Dari program inseminasi buatan Provinsi Kepri, sudah mampu melahirkan 73 ekor sapi di Kundur,” kata Yuriyadi mengakhir. (ims)