batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang Riono meminta kepada setiap kader di pos pelayanan terpadu (posyandu) yang ada di Tanjungpinang meningkatkan kualitas dan kemampuan mereka dalam melayani masyarakat. Pemerintah Kota Tanjungpinang, kata dia, begitu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang ada. Termasuk di dalamnya posyandu.
”Posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan yang terdekat dengan masyarakat. Perlu diberi pembinaan agar dapat memberikan pelayanan kesehatan dasar terbaik bagi masyarakat,” ujar Riono.
Atas dasar itulah, dari waktu ke waktu, pembinaan kader-kader posyandu masih menjadi program prioritas Dinas Kesehatan Tanjungpinang. Menurut Riono, posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan berbasis masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat guna memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar.
Riono menilai, secara kualitatif perkembangan jumlah posyandu di Tanjungpinang sangat mengembirakan. ”Karena di setiap RW terdapat posyandu. Dengan 134 posyandu balita dengan jumlah kader yang aktif 840 orang dan 26 Posyandu Lansia di Tanjungpinang,” terang Riono.
Riono juga mengingatkan kegiatan yang dilakukan posyandu selalu berkaitan dengan masalah sosial, baik masalah kesehatan anak, remaja, kesehatan ibu, maupun masalah sosial lainnya. Hal ini dilakukan kaum ibu dengan penuh keikhlasan dan semangat yang tinggi.
Pada pelatihan kader pos-yandu akhir pekan lalu, Riono berharap pelatihan ini dapat memberikan pemahaman dalam penyelenggaraan posyandu. Sehingga pelayan posyandu dapat maksimal dan kader posyandu dapat mengkolaborasikan kegiatan posyandu dengan kegiatan masyarakat lainnya.(aya)
