batampos.co.id – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas tetap konsen mengurangi angka buta huruf dan angka putus sekolah di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Salah satu cara yang diterapkan yakni dengan memberikan pengetahuan tentang arti penting pendidikan. Cara tersebut diberikan melalui sosialisasi kepada masyarakat, khususnya di pulau-pulau yang jauh dari pusat kota. Seperti yang dilaksanakan di Pulau Mengkait, beberapa waktu lalu.

”Tahun lalu kita sudah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai arti penting sebuah pendidikan,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas Asiah kepada wartawan, kemarin.

Upaya lain membebaskan masyarakat dari buta huruf yakni dengan mengadakan ujian paket atau kejar paket mulai paket A yang setara dengan sekolah dasar, kemudian paket B yang setara dengan SMP dan paket C atau setara dengan SLTA.

”Kejar paket ini selalu ada pelaksanaannya setelah Ujian Nasional reguler, mulai paket A, hingga paket C,”bebernya.

Meskipun secara fisik berbeda, tapi ijazah tersebut diakui dan dilegalkan, karena diketahui Dinas Pendidikan. ”Soal Ujian Nasional antara reguler dengan siswa paket, itu berbeda, tapi tetap diakui,” jelasnya. (sya)