Atap Kantor Lurah Tanjunguban Kota dan seng rumah warga tertimpa pohon, usai angin kencang melanda wilayah Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Jumat (24/8) siang. F. Slamet Nofasusanto/batampos.co.id

batampos.co.id – Atap Kantor Lurah Tanjunguban Kota dan keramba ikan kerapu di RT 004/RW 001 Kampung Mentigi, Kelurahan Tanjunguban Kota, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan terbang usai angin kencang melanda wilayah tersebut, Jumat (24/8) siang.

Selain itu, beberapa rumah warga dan kantor Satuan Kapal Cepat (Satkat) di Kampung Mentigi Tanjunguban juga dilaporkan rusak ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini.

Pegawai Kantor Lurah Tanjunguban Kota, Anto menuturkan peristiwa berlangsung singkat. Dia bersama seorang pegawai lainnya, Tri sedang istirahat di dalam kantor.
”Sekitar pukul 12.15 lah kejadiannya,” kata dia.

Saat itu, mereka sedang istirahat di lantai satu. Tiba-tiba, terdengar suara cukup keras dari atap lantai dua. ”Atap sengnya terbang tak tahu ke mana. Air deras mengalir dari lantai dua karena tiga keping plafon sudah jatuh,” kata dia.

Pegawai Kantor Lurah Tanjunguban Kota lainnya, Tri mengatakan saking kagetnya mendengar suara keras, tak sempat berlari. ”Merangkak lah,” kenangnya.

Kejadian di tempat lain tepatnya di rumah warga bernama Erna di RT 003/RW 001 Kampung Mentigi, Tanjunguban. Di sana, atap sengnya rusak karena tertimpa pohon mangga. ”Si ibu tadi di dalam rumah,” kata Ujang, warga setempat.

Tim dari Tagana langsung turun ke lokasi dibantu warga dan petugas PLN untuk membersihkan cabang pohon yang menimpa atap seng rumah. Selain itu, keramba ikan kerapu berukuran 5×6 meter milik Ahmad Daud terbang dibawa angin kencang. ”Terbangnya lumayan jauh, kira-kira sejauh 40 meter,” kata Ahmad Daud.

Tiang-tiang berikut atap keramba mendarat tepat di rumah Zulkhaidir. ”Sama kayu-kayunya diangkat,” kata dia.

Camat Bintan Utara Azwar menyampaikan, dilaporkan sedikitnya lima titik jadi korban angin kencang. Di antaranya, kantor Lurah Tanjunguban Kota, dua rumah warga di Kampung Mentigi, Keramba milik nelayan, dan 1 kantor milik TNI AL. ”Kerusakan ringan saja,” ujarnya.(met)