Tim penguji dari LKP Bunda Karimun dan PJK3 Batam saat melakukan tes wawancara dan tes tertulis di Karimun, Kamis (23/8). F. Tri Haryono/batampos.co.id

batampos.co.id – Pihak Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Bunda Karimun bersama Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) menyeleksi 141 pelamar. Setelah lolos seleksi dan wawancara, 28 peserta berhak mengikuti pelatihan di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Serang.

Alhamdulillah, setiap kita buka lowongan untuk mengikuti pelatihan BBPLK peminatnya cukup banyak. Ini yang paling banyak pesertanya, dibandingkan yang terdahulu. Tesnya dua gelombang dikarenakan peserta cukup banyak,’’ kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun, Hazmi Yuliansyah, belum lama ini.

Kuota yang diberikan oleh BBPLK Serang sebelumnya hanya 16 kuota, namun dalam beberapa waktu lalu pihaknya dihubungi penyelenggara pelatihan bahwa ada penambahan kuota menjadi 28 orang. “Kita prioritaskan anak Karimun. Yang paling penting adalah siapkan mental saat mengikuti pelatihan nanti,’’ ungkapnya.

Sebelumnya, pendaftaran pelatihan teknik listrik dan pengelasan yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun dan Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Serang membeludak.

“Alhamdulillah, peminat yang ingin mengikuti pelatihan di Kabupaten Karimun cukup banyak. Padahal kuota yang akan dipilih tidak banyak,” kata Kabid Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnaker) Karimun, Harlita, Senin (13/7).

Menurutnya, peserta yang melakukan pendaftaran akan diseleksi. Mulai dari kelangkapan administrasi hingga tes tertulis dan wawancara. “Bagi pelamar dari luar Karimun kita juga berikan kesempatan. Yang jelas kita hanya fasilitator saja, semuanya dari tim BBPLK Serang dalam penseleksiannya,’’ jelasnya.(tri)