batampos.co.id – Jemaah haji Embarkasi Batam direncanakan pulang ke tanah air mulai 28 Oktober hingga 25 September 2018. Pemulangan jemaah juga dibagi dalam dua gelombang. Dimana gelombang pertama 28 Oktober-7 September dengan jumlah 10 kloter dan gelombang kedua berlangsung pada 9 September- 25 September dengan jumlah 17 kloter.

Sementara terkait teknis pemulangan jemaah haji, Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Kepri, Syahbudi mengatakan, setelah tiba di Bandara Hang Nadim para jemaah langsung menaiki bus Damri nyang sudah disediakan oleh panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) Batam, untuk selanjutnya dibawa menuju Asrama Haji Batam, Batam centre.

“Kedatangan pertama tiba di bandara sekitar pukul 3.15 WIB, yang dilanjutkan masuk asrama,” kata Syahbudi.

Sementara jamaah yang berasal dari Tanjungpinang, Anambas, Lingga, Natuna, dan Batam akan diserahkan ke panitia masing-masing kota untuk dipulangkan menggunakan bus, kapal dan pesawat terbang, khusus Natuna.

“Untuk jadwal pemulangan ke daerah sudah disiapkan dari panitia daerah masing-masing,” tuturnya.

Untuk pemulangan jemaah dari daerah lain seperti Provinsi Kalimantan Barat, Jambi dan Riau, PPIH Batam mengaku tengah mempersiapkan rapat kordinasi dengan panitia haji masing-masing daerah. “Nanti biasanya Senin (27/8) di asrama haji akan diadakan rapat. Saat itu akan diketahui kapan jemaah pulang ke daerahnya,” lanjut Syahbudi lagi.

Sementara itu, di asrama haji Batam para jemaah akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Bagi jemaah yang sakit akan dievakuasi oleh petugas kesehatan yang telah dipersiapkan PPIH.

“Periksa kesehatan sambari menunggu persiapan pulang ke daerahm,” jelas Syahbudi. (rng)

Advertisement
loading...