Sabtu, 14 Februari 2026

Lion Air Perpanjang Sewa Lahan MRO di Hang Nadim Menjadi 50 Tahun

Berita Terkait

Teknisi Batam Aero Technic (BAT) sedang melakukan perawatan pesawat lion air di MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) Lion Air Grup, di Bandara Hang Nadim Batam. | Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Bisnis Maintenance Repair and Overhaul (MRO) akan menjadi salah satu senjata pamungkas Batam dalam menumbuhkan perekonomiannya.

Untuk saat ini masih ada Lion Air yang sudah menyewa lahan seluas 24 hektare dan berikutnya ada Garuda Maintenance Facility (GMF) yang sudah meninjau lahan di Batam seluas 5 hektare.

“Lion sudah memperpanjang sewa lahan dari 30 tahun menjadi 50 tahun dan sekarang berniat ingin berekspansi. Sedangkan dengan GMF, masih proses negosiasi,” kata Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo belum lama ini.

Untuk bisnis MRO ini, Indonesia masih menguasai hanya 20 persen pasarnya di Asia Tenggara.”Makanya kami ingin jadikan Hang Nadim sebagai pusat industri perawatan pesawat dan pusat logistik. Itu sumber ekonomi baru,” katanya.

Sedangkan Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso mengatakan lahan MRO milik Lion sudah beroperasi seluas 4 hektare. Dan saat ini lahan yang tengah dimatangkan ada 8 hektare.

“Lion murni membangun MRO. Untuk 4 hektare saja bisa sembilan pesawat. Bayangkan kalau 24 hektare yang jadi,” jelasnya.

Untuk GMF, ia mengatakan perwakilannya sudah datang dua kali melihat lokasi seluas 5 hektare.

“Dan ada peningkatan lahan sampai dengan akhir tahun nanti. Kita masih menunggu perkembangan keseriusan dari pihak Garuda,” paparnya.

Sebelumnya, GMF berencana membangun MRO dan pusat bisnis logistik di area Hang Nadim. Keberadaan gudang logistik akan mendukung kebutuhan persediaan suku cadang untuk operasional hangar di lahan tersebut dan juga untuk line maintenance di area Sumatera dan sekitarnyaHangar akan berdiri dengan luas bangunan sekitar 25 ribu meter persegi. Kelak akan digunakan untuk mengakomodasi pasar perawatan pesawat internasional. (leo)

Update