Warga Rusun bermain bola voli di halaman Rusun.

batampos.co.id – Rumah susun sewa (Rusunawa) Pemko Batam di belakang lokasi pembangunan Masjid Agung II, Tanjunguncang diminati. Dari 384 rumah hunian yang ada, 90 persen diantaranya sudah terisi. Penghuni rusunawa ini umumnya warga korban penertiban pemukiman liar dari berbagai penjuru kota Batam.

Informasi yang disampaikan pengelolah rusunawa, jumlah hunian yang belum terisi sekitar 30 an unit yang ada di lantai empat. Sementara hunian di lantai satu, dua dan tiga umumnya sudah ditempati oleh pekerja dari kalangan menengah kebawah.

“Banyakan korban penggusuran ruli yang pindah ke sini, termasuk ruli di lokasi pembangunan Masjid Agung ini,” ujar Dewin, seorang petugas.

Untuk hunian yang belum terisi tersebut sebenarnya banyak peminat, namun karena pembangunan unit tambahan baru rampung sehingga masih menunggu proses lebih lanjut.

“Baru siap bangun juga yang lantai empat ini makanya belum terisi. Banyak yang datang nanya-nanya,” ujar Bobby, petugas lainnya.

Rusunawa tersebut mulanya sedikit peminat sebab berada cukup jauh dari jalan raya. Namun belakangan ada pembangunan Madjid Agung disertai dengan akses jalan yang bagus rusunawa Pemko Batam itu jadi rebutan.

“Awal-awal memang sepi peminat, tapi setelah akses jalan bagus ditambah ada pembangunan Masjid ini jadi ramai,” tutur Booby.

Untuk menempati rusunawa tersebut warga cukup menyiapkan foto copy KTP Batam (Suami Istri), foto copy KK, foto copy surat nikah, materi 6000 tiga lembar dan map merah. Harga sewa hunia lantai satu Rp 240 ribu, lantai dua Rp225 ribu, lantai tiga 210 ribu dan lantai empat Rp 195 ribu.

Shinta seorang penghuni, mengaku nyaman tinggal di rusunawa tersebut. Itu karena fasilitas yang disediakan cukup lengkap dan nyaman. Rumah hunian bertipe 21 itu juga memiliki akses jalan masuk yang beraspal. Sudah begitu dekat dengan fasilitas sekolah, rumah ibadah dan pusat perbelanjaan yakni Fanindo.

“Air dan Listrik tak ada gangguan. Nyaman kok di sini. Keamanan juga bagus karena ada satpam,” ujar Shinta. (eja)

Advertisement
loading...