Ketua Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Kepri Joko Nugroho berdialog dengan warga saat reses, Senin (27/8). F. Imam Sukarno/batampos.co.id

batampos.co.id – Sejumlah warga Karimun meminta pembangunan tanggul Teluk Radang-Urung-Tanjungbatu kembali dilanjutkan. Apalagi proyek yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kepri tersebut dapat mengatasi abrasi pantai serta menanggulangi masuknya air laut ke perkebunan masyarakat.

Darman, warga tempatan menyampaikan, pembangunan tanggul Teluk Radang-Urung-Tanjungbatu telah memberikan manfaat pada warga. “Serta menjadi jalan alternatif di pesisir pantai menghubungkan Kecamatan Kundur dan Kundur Utara,” ujar Darman pada anggota DPRD Kepri yang juga Ketua Fraksi Demokrat Joko Nugroho saat reses di Karimun, Minggu (26/8) lalu.

Joko mengakui banyak aspirasi maupun usulan dari warga tentang pembangunan infrastruktur. Seperti penyelesaian Jalan Parit Tegak, rehab gedung pertemuan, pemba-ngunan fasilitas ibadah, pe-ningkatan lampu jalan hingga pembangunan balai benih unggul.

“Semua usulan warga menjadi skala prioritas, kita harapkan dapat direalisasikan pada pembangunan tahun depan,” ungkapnya.

Terkait tanggul Teluk Radang-Urung-Tanjungbatu, menurutnya proyek tersebut digagas almarhum M Sani sejak 2014.

Pantauan Batam Pos, proyek tanggul Teluk Radang-Urung-Tanjungbatu sepanjang 23 kilometer dikerjakan sejak 2013 yang lalu. Pada 2014 proyek Tanggul Urung kembali dilanjutkan oleh Dinas PUPR Provinsi Kepri.(ims)

Advertisement
loading...