Minggu, 8 Maret 2026

Polisi Ancam Pelaku Kejahatan Jalanan

Berita Terkait

foto: Polsek Batam Kota

batampos.co.id – Aksi kejahatan jalanan masih kerap terjadi belakangan ini di wilayah Sagulung dan Batuaji. Jambret, begal dan pemalakan masih berkeliaran menghantui masyarakat pengguna jalan khususnya ibu-ibu dan kaum wanita pada umumnya.

Menanggapi itu pihak kepolisian bertekad akan mengambil tindakan tegas jika tertangkap tangan. Pelaku kejahatan jalanan akan ditembak ditempat jika melakukan aksi kejahatan yang membahayakan korban atau masyarakat umum lainnya.

“Ini tetap jadi antensi kami. Kalau membahayakan orang lain ataupun petugas tembak do tempat,” ujar Kapolsek Sagulung AKP Yuda Suryawardana.

Senada disampaikan kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe. Aksi kriminal jalanan yang terus bermunculan akan jadi atensi khusus dari jajarannya. Sesuai arahan dari pimpinan jika terbukti melakukan aksi kejahatan dan mengancam keselamatan warga atau petugas maka anggotanya diperbolehkan ambil tindakan tegas.

“Tapi tetap sesuai SOP yang ada. Kalau tertangkap basah dan mengancam keselamatan orang lain atau anggota boleh tembak ditempat,” tutur Dalimunthe.

Ini disampaikan polisi karena belakangan masih sering terjadi aksi jembret, begal dan pemalakan di sana.

Sebelumnya Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki juga menyeruhkan hal yang sama. Jika ada pelaku kejahatan yang mengancam keselamatan masyarakat ataupun petugas harus ditindak tegas.

“Boleh dilumpuhkan kalau mengancam keselamatan masyarakat atau petugas. Ini instruksi dari Kapolri juga,” ujar Hengki beberapa waktu lalu di Sagulung.

Saat itu Hengki juga menegaskan bahwa aksi kriminal jalanan menjadi atensi khusus bagi seluruh jajarannya baik di Polresta Barelang ataupun polsek-polsek. Atensi itu dikeluarkan karena masih banyak aksi kriminal jalanan di berbagai penjuru kota Batam terutama di sepanjang jalan Pangeran Diponegoro Seitemiang.

“Semua lokasi yang rawan diawasi secara ketat. Termasuk di Seitemiang. Kejahatan jalanan terus kami perangi,” ujar Hengki.(eja)

Update