Senin, 9 Maret 2026

Pencuri Spesialis Pecah Kaca Sering Beraksi di Malaysia

Berita Terkait

Polisi menunjuk kaca depan sisi kiri yang pecah. | eggy / batampos

batampos.co.id – Jajaran Satreskrim Polresta Barelang membekuk tiga komplotan spesialis pecah kaca yang beraksi di parkiran Morning Bakery Windsor, Sabtu (18/7) lalu. Satu pelaku atas nama Hamid, 49 diamankan di Batam dan dua pelaku lainnya, Yudi Candra, 30 dan M Nur, 28 diamankan di Palembang.

Yudi Candra dan M Nur terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas karena berusaha melawan saat hendak ditangkap. Keduanya baru tiba di Batam, Rabu (29/8) sekitar pukul 10.00 WIB setelah anggota Satreskrim Polresta Barelang melakukan pengejaran selama lima hari.

Salah satu tersangka, Yudi yang ditemui Batam Pos mengatakan, selama ini ia telah sering melakukan aksinya. Namun, aksi itu selalu dilakukannya di negara tetangga, Malaysia. Ia sengaja datang ke Batam untuk kembali beraksi. Karena kehabisan uang untuk pulang, ia nekat melakukan aksinya di Batam.

“Kalau dihitung sudah sering. Paling banyak main di Malaysia dan Batam hanya untuk transit. Jadi kami kehabisan uang dan main di Batam dua kali,” ujar Yudi.

Ia mengakui, dalam aksinya yang pertama, dilakukannya di wilayah Sagulung. Ia sempat mengintai salah satu nasabah yang baru mengambil uang di Bank. Akan tetapi, aksinya tidak membuahkan hasil dan hanya mendapatkan 2 Ringgit Malaysia yang disimpan di dalam mobil.

“Di Sagulung tidak mecahkan kaca, tapi buka pintu mobil karena tidak terkunci. Kami liat dia bawa amplop terus tidak ada lagi. Jadi kami main lagi di Nagoya,” katanya.

Dalam aksinya di parkiran Morning Bakery Windsor itu, Hamid bertugas untuk memantau korban mengambil uang dari dalam bank. Setelah korban keluar, selanjutnya Hamid memberi tahukan kepada Yudi dan M Nur nomor polisi mobil yang akan menjadi target mereka.

“Waktu Hamid di dalam bank, kami mutar-mutar pakai motor di sekitaran sana juga. Setelah dikasih tau plat mobilnya, kami ikuti dan Nur yang memecahkan kaca pakai busi,” tuturnya.

Dalam aksinya di parkiran Morning Bakery Windsor itu, mereka berhasil menggasak uang korban sebanyak Rp 78 juta hanya dalam waktu beberapa detik. Selanjutnya, uang hasil pencurian itu mereka bagi rata sebanyak Rp 26 juta per orangnya. Yudi dan M Nur langsung pulang ke Palembang setelah dapat uang itu.

“Selama ini kami main di Malaysia belum pernah ditangkap. Kami mendengar Hamid di tangkap, kemudian pergi dari Kayu Agung ke Palembang. Ditangkapnya di Palembang,” bebernya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan terhadap komplotan spesialis pecah kaca ini. Saat dikonformasi lebih lanjut, ia belum bisa membeberkannya karena sejauh ini pelaku masih dalam pemeriksaan penyidik Satreskrim Polresta Barelang.

“Benar, kalau mereka yang beraksi di Windsor kemarin. Mereka kita tangkap di Batam dan Palembang. Nanti akan kita jelaskan kalau sudah dilakukan pemeriksaan,” imbuhnya. (gie)

Update