Rabu, 15 April 2026

Malay Creating Festival, Bangun Destinasi Wisata dari Budaya Melayu

Berita Terkait

Sejumlah penari membawakan Tari Zapin.. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Al Ahmadi Entrepreneurship Center (AEC) yang dikenal dengan Batam Pos Entrepreneur School (BPES) akan menggelar Malay Creating Festival (MCF). Acara dunia kreatifitas melayu ini diikuti peserta dari tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia serta Singapura.

Direktur Eksekutif AEC, Lisya Anggraini mengatakan acara ini ini berlangsung di Lotte Mart Batamcenter 8-9 September mendatang. Tujuannya, untuk membangun destinasi wisata di Kota Batam.

“Acara ini langsung bekerjasa sama dengan Lotte Mart. Kami ingin budaya melayu dikembangkan menjadi muatan wisata. Dari wisata nanti akan berdampak ke ekonomi,” ujar Lisya di Kantor AEC di Lantai V Graha Pena, Kamis (30/8).

Malay Creating Festival ini dibagi menjadi 5 kegiatan. Yaitu

  1. malay food innovation competition,
  2. malay color run,
  3. malay collage biskuit competition,
  4. malay dance innovation competition,
  5. entrepreneurs award go to school.

Khusus malay food innovation dibagi menjadi malay food festival seperti lomba membuat makanan melayu. Kemudian malay food baazar, serta bisnis matching malay kreatif bisnis kuliner.

“Acara ke 3 (bisnis matching malay kreatif bisnis kuliner) ini banyak digemari dari Singapura. Nantinya, kuliner yanga ada disni akan dipasarkan ke negara mereka. Rencananya ada ratusan menu makanan yang ditampilkan,” kata Lisya.

Lisya menambahkan untuk kegiatan malay coluor run ditampilkan dengan atribut dan versi melayu. Sedangkan malay colase biskuit competition pihaknya mendorong kreatifitas anak-anak melalui imajinasi penyusunan kolase dari biskuit. Pesertanya anak-anal usia 5-7 tahun. Sementara pada malay dance innovation competition ditampilkan tarian melayu

“Misalkan buat gambar tanjak, pakaian melayu. Dari sini kami mendorong anak-anak usia dini untuk mencintai budaya melayu. Jadi mengangkat budaya melayu di negeri sendiri,” kata Lisa.

Lisya mengatakan untuk kegiatan malay coluor run, malay colase biskuit competition pihaknya masih menerima pendaftaran hingga 3 September. Biaya pendaftaran sebesar Rp 85 ribu dengan cara langsung mendatangi Kantor Al Ahmadi Entrepreneurship Center di Lantai V Graha Pena.

“Acara ini juga dimeriahkan oleh Finalis Liga Dangdut sekaligus pengusaha muda tanjak, Ozi Syaputra,” tutup Lisya. (opi)

Update