Senin, 6 April 2026

Pemko Batam Ajak Warga Batam Bantu Korban Gempa di Lombok

Berita Terkait

batampos.co.id – Terhitung hari ini, Jumat (31/8) hingga 15 September 2018 mendatang, Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan menggelar gerakan Batam Peduli Lombok. Gerakan ini dibangun guna menghimpun dana dari seluruh elemen masyarakat guna membantu korban bencana Gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Yusfa Hendri menyampaikan gerakan ini akan dimulai dengan langsung turun ke jalan. Yakni di empat simpang, di antaranya Simpang Kabil, Simpang Gelael, Simpang Masjid Raya Batam dan Simpang di dekat Masjid Baitusyakur, Lubukbaja.

“Turun langsung ke jalan ini, show off-nya, supaya agenda ini tersosialisasi ke masyarakat. Kita langsung apel bersama di dekat Simpang Rosadale (Simpang Gelael), pak Wali Ishaa Allah ikut,” kata Yusfa di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (30/8).

Menurut dia, leading sektor kegiatan ini oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM) Kota Batam ditandai dikeluarkan Surat Edaran Nomor:1054/DSPM/IV.3/VIII/2018 tertanggal 30 Agustus 2018 yang ditandatangani Kepala Dinsos Kota Batam, Hasyimah. Kelak juga akan melibatkan berbagai elemen seperti Tagana, Karang Taruna, Pramuka, pendamping Program Keluarga Harapan.

“Dan juga di empat lokasi ini kami akan buka posko bantuan,” tambah dia.

Karena turun ke jalan merupakan kegiatan pembuka, ia mengatakan Pemko Batam juga dalam edaran mengajak semua komponen masyarakat Batam ikut bahu membahu korban bencana lombok. Dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam, kecamatan, BUMN, sekolah-sekolah, perguruan tinggi hingga perusahaan swasta ataupun kawasan industri. Pihaknya juga akan berkoordinasi dan meminta peran media agar gerakan ini lebih efektif.

“Mereka nanti bisa menghimpun bantuan internal mereka dan menyalurkan melalui rekening yang telah dipersiapkan,”ucapnya.

Rekening yang disiapkan, di antaranya Bank Riau Kepri melalui rekening 106.20.00250, Bank BRI 0659.01.000254.30.3 dan Bank BNI 0776877681 atas nama Posko Batam Peduli Bencana. Ia mengimbau jika ada kelompok yang ingin menggalang dana bergabung dengan dalam gerakan yang dikoordinir Pemko Batam.

“Jadi tidak ada lagi yang lain, harus koordinasi dengan Pemko Batam,” imbuhnya.

Penggalangan dana sejatinnya sudah lama dilakukan oleh berbagai komunitas hingga paguyuban. Soal ini, Yusfa mengatakan Pemko Batam tidak terlambat bergerak, ia menegaskan setiap bantuan pada prinsipnya saling melengkapi sehingga diharapkan dapat memberikan keringan bagi warga yang terdampak gempa Lombok.

“Ini bentuk kepedulian kita antar sesama anak bangsa,” kata dia.

Ditanya soal kemungkinan bantuan dianggarkan memalui APBD Kota Batam, Yusaf menyebutkan harus melalui persetujuan DPRD Batam. Lagipula keadaan APBD Batam kini tengah defisit.

“Dana darurat bencana juga kan untuk bencana di daerah sendiri,”ucap dia.

Sementara itu, Ketua Persatuan Keluarga (PK) NTB – Kepri Gunawan menyambut baik gerakan tersebut. Beberapa waktu lalu PK NTB dibantu komunitas serta paguyuban dari NTB dan daerah lain juga telah menggelar penggalangan dana.

“Kami sangat berterima kasih kepada Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan masyarakat Batam atas kepeduliannya membantu masyarakat Lombok dan Sumbawa,” ucap dia.

Menurut Gunawan yang kini bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) tengah berkoordinasi dengan salah satu pimpinan daerah terdampak Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, mengatakan selain banyak korban jiwa, rumah-rumah warga banyak yang hancur. Maka dipandang perlu salah satunya yakni menyiapkan hunian sementara bagi para korban.

“Ini salah satu yang dibutuhkan,” sebut Gunawan. (iza)

Update