foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Batam Batik Fashion Week (BBFW) 2018, menjadi acara puncak dari serangkaian Roadshow BBFW 2018 yang diselenggarakan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Batam, mulai 27 Juni lalu. Malam puncak itu digelar di Grand Galaxy Ballroom Planet Holiday Hotel, Sabtu (1/9).

Iklan

Mengenakan busana batik keemasan dengan asesori hingga make up karya anak Batam, Ketua Dekranasda Batam, Marlin Agustina Rudi mengatakan, acara ini merupakan ajang untuk memperkenalkan busana hasil kolaborasi pembatik dan desainer Batam, dalam mewujudkan batik daerah sebagai identitas yang dapat mensejahterakan masyarakat.

“Serangkaian kegiatan BBFW 2018 ini dilatarbelakangi dengan ditetapkannya batik sebagai warisan kebudayaan asli Indonesia oleh Unesco sejak 2 Oktober 2009 lalu,” ujar Marlin, dalam sambutannya.

Lanjutnya, dengan memperkenalkan batik Batam ke masyarakat lokal hingga mancanegara, dapat memperluas jaringan pemasaran yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat dan peningkatan perekonomian daerah.

“Diharapkan, batik sebagai identitas bangsa ini menjadi kebanggaan untuk dapat digunakan bagi seluruh lapisan masyarakat dan semua kalangan,” ungkapnya.

Di perhelatan BBFW 2018 yang juga menjadi pencanangan Hari Batik Daerah ini, mengangkat tema Celebration of Batik Batam dan dimeriahkan jawara Indonesia Idol, Ihsan Tarore, serta desainer nasional Sugeng Waskito dengan brand Gee Batik.

Menampilkan peragaan busana kolaborasi dari pembatik dan desainer Batam diantaranya,

  • Batam Selaras dari Cak Pir
  • RR dari Ronald Moreno,
  • Alnel Batik Art dari Mahendra Kurniawan
  • Kwdai Cantik dari Isa Utama,
  • Wan Citra dari Bambang Yulianto
  • Luhung De Lamode dari Luhung Esa Pertiwi,
  • Puan Lawa dari Yayuk Yunarti
  • Lawa dari Reno Agus Triono,
  • Sri Rejeki dari Suratno
  • NR dari Natasya Rofalina,
  • Jemari Mas dari Alfi Mas’adati
  • Waode Collection dari Waode Nila Sari.
foto: batampos.co.id / dalil harahap

Acara yang dibuka Wali Kota Batam M.Rudi turut dihadiri unsur FKPD Kota Batam, KBRI Singapura, Konjen Indonesia di Johor beserta desainer dan pengusaha dari negara tetangga, instansi vertikal, seluruh OPD di lingkungan Kota Batam, Camat, Lurah, organisasi wanita se-Kota Batam, civitas akademika dan BEM perguruan tinggi di Batam, desainer dan fashionista.

“Kami sangat bersyukur dengan sambutan hangat yang diberikan masyarakat di Batam maupun para tamu undangan. Semoga ke depannya batik Batam kian mendunia,” tutup Marlin. (nji)