foto: batampos.co.id / eusebius

batampos.co.id – Kesadaran masyarakat untuk buang sampah pada tempatnya masih minim. Drainase masih menjadi tempat favorit bagi sebagian warga disana untuk buang sampah.

Iklan

Ini terlihat dengan jelas saat hujan turun. Hampir seluruh drainase di Batuaji tersumbat sampah rumah tangga yang terbawa arus air. Sumbatan sampah ini umumnya terlihat pada gorong-gorong yang menjadi jalur penyebrangan air ke wilayah Sagulung dibawa jalan utama R Suprapto Batuaji.

Inilah yang terjadi pada gorong-gorong simpang Kaveling Baru Sagulung. Meskipun sistem drainase sudah dilebarkan dan bahkan sudah dibangun jembatan yang lebih tinggi namun sampah rumah tangga menumpuk tinggi pada jalur masuk gorong-gorong dari wilayah Batuaji. Sampah yang menumpuk umumnya sampah rumah tangga seperti botol, plastik hingga sisa-sisa kayu material bangunan.

Kondisi yang sama juga terlihat pada gorong-gorong jalur penyebrangan depan kawasan SP Plaza. Sampah rumah tangga juga menyumbat jalur penyebrangan air dari wilayah Batuaji ke Sagulung tersebut.

Situasi yang kurang baik ini disayangkan sebagian masyarakat sebab drainase di lokasi-lokasi yang tersumbat sampah ini sudah diperbaiki sebelumnya.

“Baru dikerokin drainase ini tapi sudah begini kondisinya. Sampah semua yang menyumbat drainase ini,” ujar Imron, warga simpang MKGR, Batuaji, Minggu (2/9).

Pantauan di lapangan, saat hujan, lokasi-lokasi drainase yang tersumbat sampah itu digenangi air hingga bibir drainase. Meskipun tak menyebabkan banjir namun tumpukan sampah yang terbawa arus air itu merusak pemandangan jalan raya. Tumpukan sampah rumah tangga ikut meninggi bahkan lebih tinggi dari genangan air.

Air yang mengalir ke sisi sebelah gorong-gorong sangat kecil karena sumbatam sampah tadi. Andika seorang pedagang kaki lima di depan perumahan MKGR menuturkan, jika hujan lebat maka air akan meluap hingga ke jalan raya dan menyebabkan jalan depan kawasan SP Plaza terendam banjir. Jika ini dibiarkan maka upaya-upaya normalisasi drainase yang sudah dilakukan selama ini sia-sia.

Camat Batuaji Ridwan saat dikonfirmasi mengakui ada persoalan tersebut. Dia menghimbau agar masyarakat lebih peduli lagi kedepannya.

“Jangan lagi buang sampah di drainase. Kita sudah punya armada pengangkut sampah buanglah pada tempatnya,” imbau Ridwan. (eja)