ilustrasi

batampos.co.id – Dua remaja yang masih duduk di kelas satu SMP dan kelas satu SMA dibekuk jajaran Polsek Sagulung, Jumat (31/8) sore. Rf, 16 dan Hmk, 14 dua remaja itu dibekuk karena menjambret ponsel seorang remaja di perumahan Mantang, Selasa (28/8/2018) lalu.

Iklan

Keduanya dibekuk setelah polisi mendapat petunjuk dari forum jual beli di media sosial.

“Usai jambret, mereka posting ponsel curian itu ke media sosial untuk dijual,” ujar Kapolsek Sagulung AKP Yuda Suryawardana, Senin (3/9).

Kedua pelaku dibekuk di rumah kediaman mereka masing-masing. Ponsel yang dirampas keduanya sudah sempat dijual seharga Rp 1 juta. Namun belakangan ponsel itu kembali diamankan polisi.

Kepada polisi, kedua bocah ini mengaku, nekad jambret karena sudah kecanduan warnet dan game online.

“Tak ada duit lagi buat warnet. Makanya jambret kami,” kata ujar Rf.

Keduanya masih aktif sebagai pelajar namun karena pergaulan yang tidak terkontrol sehingga nekad melakukan tindakan kriminal tersebut. “Sering ke warnet kami makanya jadi kecanduan,” aku Hmi.

Uang hasil penjualan ponsel rampasan itu sudah habis dipakai keduanya untuk bermain game online.

Ponsel tersebut dirampas dari seorang remaja yang sedang bermain di depan rumahnya di perumahan Mantang. “Kami pura-pura nanya alamat, saat dia lengah saya langsung rampas dan kami kabur,” ujar Hmi.

Meskipun pasrah dengan hukuman yang akan diterima kedua remaja ini mengelak jika mereka sering melakukan aksi kejahatan serupa. Keduanya mengaku kilaf dan baru pertama kali merampas ponsel orang lain.

Yuda kepada wartawan mengatakan, kedua pelaku yang masih dibawa umur ini akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku termasuk pendampingan dan pertimbangan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas). (eja)