Rabu, 8 April 2026

Walikota Batam Rencanakan Pertukaran Guru dan Siswa ke Singapura

Berita Terkait

Seorang guru SD 002 Batam kota mengabsen murid kelas I saat masuk pada hari kedua masuk sekolah, selasa (17/7). Selama tiga hari murid baru ini belum ada proses belajar mengajar masih proses pengenalan sekolah. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi merencanakan pertukaran guru dan murid Batam dengan negara tetangga Singapura. Ia menilai standar guru di Batam masih perlu ditingkatkan agar bisa menjadikan dunia pendidikan di Batam lebih maju.

“Untuk pertukaran ilmu. Saya rasa itu penting. Karena kalau melihat Batam dengan Singapura masih jauh,” kata dia usai membuka Seminar Guru di Hotel Vista, Senin (3/9).

Menurutnya melalui pertukaran ini, guru maupu siswa-siswa yang ada di Batam bisa belajar dari negara yang sudah memiliki standar pendidikan baik di dunia.

“Saya minta PGRI dan Dinas Pendidikan bersama-sama merancang rencana ini,” sebutnya.

Saat ini Batam sudah berada di atas standar pendidikan Privinsi Kepulauan Riau namun masih jauh dari tingkat nasional. Keberadaan Batam dengan negara tetangga menurutnya bisa menjadi peluang Batam untuk mendulang ilmu dar negara Singapura.

“Tidak muluk-muluk. Saya hanya ingin pendidikan di Batam lebih baik dari sekarang ini,” harapnya.

Pengembangan sumber daya manusia (SDM) ini ke depan tentu akan melahirkan orang-orang yang pintar. Ia mengakui untuk meningkatkan SDM membutuhkan biaya.

“Makanya saya berharap ekonomi terus membaik agar standar guru juga bisa ditingkatkan,” imbuh mantan anggota DPRD Batam ini.

Disinggung mengenai insentif guru, Rudi mengakui belum bisa berbuat banyak karena keterbatasan anggaran yang ada saat ini. Menurutnya kesejahteraan guru salah satu yang menjadi tugas dari Pemko.

“Untuk dana, tidak usah khawatir. Pasti kami naikkan,” ucapnya. (yui)

Update