Buaya setelah ditangkap

batampos.co.id – Buaya itu memiliki panjang sekira 4 meter. Bobotnya diperkirakan 400 kilogram. Warga pun resah. Sang predator sering muncul ke permukaan sehingga membuat warga setempat menjadi takut untuk beraktivitas.

Iklan

Akhirnya, warga Desa Temiang, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau, menangkap buaya itu.

Penangkapan buaya itu dilakukan pada Minggu (2/9) lalu. Buaya akhirnya mati dengan luka di bagian kepala.

Informasinya, buaya sengaja dipancing untuk keluar dari persembunyiannya di sebuah sungai kecil. Lokasinya memang berdekatan dengan kebun warga. Buaya itu akhirnya berhasil keluar dari persembunyiannya pada Minggu petang.

Setelah menampakkan diri, buaya ditangkap warga secara beramai-ramai. Setelah mati, buaya diserahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam
(BBKSDA) Riau.

Kasubbag Humas BBKSDA Riau Dian Indriati membenarkan hal tersebut. Buaya yang ditangkap warga berjenis buaya muara (Crocodylus porosus). “Warga melaporkan kepada petugas Resort Bukit Batu bahwa telah menangkap seekor buaya muara dengan berat sekitar 350-400 kilogram, panjang 4,2 meter, dan berjenis kelamin jantan,” kata Dian, Selasa (4/9).

Setelah mendapatkan informasi, petugas BBKSDA langsung menuju ke lokasi. Tetapi saat akan dilakukan evakuasi, buaya ternyata sudah mati. Buaya akhirnya dibawa petugas ke kantor untuk penanganan lebih lanjut.

Selanjutnya, bangkai buaya dikubur pada Senin (3/9) petang. “Bangkai buaya segera dikubur karena mengeluarkan bau yang menyengat,” terang Dian.

Dari pengamatan fisik terhadap bangkai buaya, terdapat luka di bagian kepala. Artinya, ada indikasi bahwa buaya tersebut sengaja dibunuh. “Terdapat luka yang mengeluarkan cairan yang berasal dari lubang di atas otaknya,” ujarnya.

(ce1/ica/JPC)