Rabu, 15 April 2026

Tiga Kepala Dinas Dilantik

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi melantik pejabat untuk jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, kepala sekolah, fungsional pengelolaan barang dan jasa hingga auditor di Aula Engku Hamidah kantor Wali Kota Batam, Selasa (4/8). Total yang dilantik 25 orang.

Di antaranya adalah Pelaksana Tugas (Plt) pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kini ditetapkan sebagai pejabat definitif.

Yakni, Eryudhi Apriadi yang ditetapkan jadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Pertamanan (Disperkimtan), Rustam Effendi yang menjadi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) serta Hendri Arulan yang juga ditetapkan menjadi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik).

Sementara posisi Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) yang kosong karena ditinggal Eryudhi diisi oleh Ardiwinata yang semula Inspektur Pembantu 4 Inspektorat Batam. Dan, Sekretaris Disdik dijabat Andi Agung. Posisi Sekretaris Dishub hingga kini masih kosong.

Rudi menyampaikan harapan seiring pelantikan tersebut pejabat baru akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Apalagi kini, kata dia, ritme kerja era ia bersama Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad harus cepat.

“Kalau kita ingin mengejar ketertinggalan, kita haris cepat dari sekarang. Era kami mainnya cepat saja,” imbuhnya.

Untuk pejabat yang baru dilantik, ia meminta keinginannya tersebut benar-benar memahami dan dijalankan. Jika tidak ia mengaku tak segan mencopot jabatannya, apalagi mereka telah menandatangani siap diberhentikan kapan saja jika tidak sesuai dengan harapan tersebut di atas materai.

“Jika sampai minggu depan tidak sesuai, anda harus siap diganti, artinya anda belum pas di sana,” ucap dia.

Ia mengaku harapannya tersebut bukanlah ancaman. Menurutnya perubahan ke arah yang lebih baik adalah keharusan. “Bahkan saya tak segan angkat yang (ASN) junior kalau dia lebih mampu,” kata dia.

Soal pejabat yang dilantik, ia mengatakan sudah sesuai dengan penilaian pimpinan daerah dan sesuai dengan hasil tes yang mereka lewati. Termasuk alasannya memilih semua plt yang dijadikan pejabat definitif.

“Itu yang terbaik. Sekretaris yang masuk juga akan siapkan, karena sewaktu-waktu dia naik, dia siap,” kata dia.

Ia mengatakan, sistem ini sudah mulai ia terapkan sehingga jika ada yang pensiun ada SDM pengganti, menurut dia, kaderisasi adalah salah satu tugas kepala daerah. “Tidak boleh mendadak isi sana isi sini,” ucap dia.

Soal Sekretaris Dishub yang masih kosong, ia mengatakan susah mencari orang yang pas.

“Orang teknis di perhubungan terbatas, eselon banyak rendah yang asli teknis perhubungan. Maka kami cari mau naikkan eselonnya 3 dulu, suapa sewaktu-waktu orang sana siap,” imbuhnya. (iza)

Update