
batampos.co.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam mengakui saat ini pengrajin batik yang ada di Batam mengalami kesulitan memenuhi permintaan baik lokal maupun luar. Batik khas Batam yang terkenal dengan nama gong-gong ini sudah memiliki peminat hingga Malaysia.
“Sekarang pesanan mereka sudah banyak. Bahkan kalau dipesan sekarang belum tentu siap dalam waktu dekat ini,” kata dia, Jumat (7/9).
Meningkatnya pesanan ini juga tak lepas dari rencana Pemerintah Kota Batam yang akan menggunakan batik khas Batam di hari Kamis setiap minggunya mulai tahun depan.
“Jadi ini sudah masuk dalam rencana. Untuk mendukung batik Batam seluruh pegawai harus mengenakan,” ujarnya.
Menurutnya, pebatik yang ada saat ini masih membutuhkan tenaga kerja untuk memenuhi pesanan tersebut. Artinya pebatik ini memberikan kesempatan kerja kepada warga sekitar dan yang lainnya untuk belajar menkuni usaha batik ini.
“Jadi mereka bisa menelurkan ilmu batik mereka kepada yang lain. Ini kan kesempatan bagus dan bisa membuka lapangan pekerjaan,” ucap pria yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam ini.
Ia menyebutkan saat ini ada kurang lebih 70 pebatik yang ada menjadi binaan Disperindag Batam. Pemerintah juga telah memfasilitasi merek untuk mendapatkan pengakuan melalui sertifikasi yang dilaksanakan Bekraf.
“Alhamdulillah sekarang mereka sudah punya modal awal untuk masuk ke pasar global,” lanjut Zaref.
Untuk menunjang pariwisata, ke depan mungkin akan ada kegiatan bersama yang mengundang turis maupun warga Batam untuk bisa belajar membatik.
“Ini bisa saja, sebagai salah satu perkenalan bahwa Batam punya batik. Nanti ada galeri juga yang bisa dikunjung untuk melihat hasil karya pebatik Batam. Ini peluang yang harus kita wujudkan ke depannya,” tutupnya.
Disinggung mengenai harga Batik sendiri, Zaref menyerahkan kepada masing-masing pebatik. Soal harga yang dinilai cukup mahal menurutnya proses pengerjaan batik yang membutuhkan waktu cukup lama menjadi faktor harga.
“Iya karena manual dan itu butuh proses, makanya harga sedikit mahal,” tutupnya.(yui)
