Minggu, 12 April 2026

320 Turis Tiongkok Batal ke Batam

Berita Terkait

Turis asal Negara Cina tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (13/7/2018). Lebih kurang dua ratusan turis asal china ini melakukan kunjungan wisata ke Batam. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pembaca, sebanyak 320 orang turis asal Dongsheng, Tiongkok yang direncanakan akan berkunjung ke Batam Jumat (7/9) kemarin batal datang. Pembatalan kedatangan turis Dongsheng ini dipastikan melalui secarik kertas pemberitahuan dari pihak maskapai penerbangan carter yang ditunjuk, yaitu Citilink Indonesia.

“Untuk hari ini (kemarin) batal, karena tadi pagi saya dapat surat cancel flight (pembatalan penerbangan) dari Citilink,” kata Direktur Badan Usaha Bandara Udara Hang Nadim Batam, Suwarso, Jumat (7/9).

Hingga kini, Suwarso mengatakan tidak tahu penyebab pembatalan penerbangan ini. Padahal, pihak bandara sudah melakukan persiapan penyambutan bagi ratusan turis asal negeri Tirai Bambu tersebut.

“Saya sudah menanyakan ini, tapi masih menunggu konfirmasi pihak Citilink di Jakarta. Hingga kini, saya tidak mendapatkan informasi penyebab pembatalan ini,” ujarnya.

Tidak hanya penerbangan dari Dongsheng ke Batam yang dibatalkan. Tapi juga, penerbangan dari Batam ke Dongsheng yang direncanakan akan berangkat 8 September untuk menjemput para turis.

Saat ditanyakan apakah penerbangan dari Dongsheng ke Batam pada tanggal 15,22 dan 29 September, akan tetap berlangsung sesuai rencana, Suwarso belum bisa memastikan.

“Sejauh ini, pembatalan ini masih penerbangan tanggal 7 dan 8 saja. Jadwal lainnya masih belum,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, penerbangan carter bagi wisatawan mancanegara asal Dongsheng, Tiongkok ke Batam akan dijalani 4 kali dalam sebulan. Selama itu, diperkirakan sebanyak 1.280 orang wisatawan asing akan datang menyambangi kota industri ini.

Kedatangan wisman tersebut digadang-gadang dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Batam. Selain itu, juga menjadi ajang promosi untuk mengenalkan Batam ke dunia internasional. (ska)

Update